Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 8 9 10 Kurikulum Merdeka: Menemukan Arti Kata dalam Teks Deskripsi


inNalar.com –
Artikel ini memuat kunci jawaban latihan soal Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 9 SMP yang menggunakan acuan Kurikulum Merdeka.

Pada bab pertama dari buku Bahasa Indonesia kelas 9 SMP ini, kunci jawaban yang akan dibahas, yaitu seputar teks deskripsi.

Lebih rincinya, para murid kelas 9 SMP diminta untuk menemukan arti kata dalam teks deskripsi dari bacaan yang berjudul “Yang Lebih Penting dari Aku”.

Baca Juga: IMABTA UGM dan PPIDK Timtengka Tanda Tangani MoU Demi Perkuat Relasi Akademik

Kali ini, kalian akan mengulik bocoran jawaban dari kosakata yang dianggap sulit hingga mengharuskan diri membuka kamus.

Namun ada yang beda dengan metode pengerjaan tugas di halaman 8, 9, dan 10.

Para siswa kelas 9 SMP diminta untuk membuat daftar kosakata yang sulit dipahami dari teks bacaan yang ada di halaman 4, 5, dan 6.

Baca Juga: Bergelimang Potensi 12,4 Juta Ton Emas, Sudahkah Daerah Jambi Seluas 646.100 Ha Ini Lepas dari Jerat Kemiskinan?

Lalu, para murid diminta untuk menebak arti katanya terlebih dahulu tanpa membuka kamus.

Setelah menebaknya, kita diminta untuk mengungkap hal apa yang dapat membantu pemahaman kita terhadap artinya.

Kendati menebaknya terlebih dahulu, kunci jawaban kali ini tetap akan memberikan arti versi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Baca Juga: Salah Langkah Pindah Alam, Desa Tempel Jurang di Boyolali, Jawa Tengah Ini Keindahannya Pacu Adrenalin

Sekarang persiapkan buku paket dan penamu untuk mengerjakan latihan halaman 8, 9, dan 10 ya.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 8 9 10: Menemukan Arti Kata dalam Teks Deskripsi

Kosakata sulit dalam bacaan “Yang Lebih Penting dari Aku”

Baca Juga: Bukan Proyek ‘Roro Jonggrang’, 16 Ruas Jalan Rusak di Lampung 102 Km Telah Berubah Rupa: Biayanya Habis Segini

Jawaban:
1. Gundah

Artinya perasaan gelisah

Dengan mengacu pada sisipan kata pada paragraf ke-2, inilah yang membantu kita memahami kata gundah.

Kita bisa memahami bahwa gundah artinya perasaan gelisah, yaitu karena terdapat kata lainnya yang mengisyaratkan dan mendukung deskripsi suasana dan perasaan si tokoh.

Baca Juga: Membenteng hingga Berau, Tebing Berlipat di Kutai Timur 2,14 Juta Ha Ini Pemasok ‘Harta Karun’ Terbesar di Dunia

Contohnya seperti “Wajah-wajah gundah dan lelah. Kombinasi kata antara ‘gundah’ dan ‘lelah’ menggambarkan suasana hati yang tidak tenang dan penuh kekhawatiran.

Selanjutnya, terdapat pula kalimat “tokoh merasa lemas” setelah mendeskripsikan wajah yang gundah dan lelah.

Hal tersebut tentu menggambarkan dampak emosional yang terjadi ketika seseorang berada di tengah-tengah suasana yang tidak nyaman dan penuh kecemasan.

Baca Juga: Diincar Para Pemburu Alam, Ada ‘Harta Karun’ Apa di Sungai Misterius Kutai Timur Sepanjang 49 Km?

2. Menggunjingkan

Artinya membicarakan kekurangan orang lain.

Dengan mengacu pada sisipan kata pada paragraf ke-4, inilah yang membantu kita memahami kata ‘menggunjingkan’.

Hal yang membantu kita memahami kata ini adalah ketika ada konteks situasi yang digambarkan dari reaksi emosional tokoh.

Baca Juga: Tertua di Wonosobo, Desa Pemilik Golden Sunrise Tercantik se-Asia Ini Jejaknya Terekam dalam Buku Kuno

Contohnya seperti frasa “seenaknya saja menggunjingkan orang yang ada di depannya”.

Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa orang-orang sedang membicarakan seseorang yang berada di dekat mereka, tanpa mempedulikan perasaan orang tersebut.

Ini menciptakan gambaran perilaku yang tidak sopan dan cenderung merendahkan orang lain.

Baca Juga: Lokasinya Sejengkal dari Gunung Merapi, Begini Nasib Penghuni Kampung Paling Berbahaya di Boyolali Jawa Tengah

Kita juga dapat memahaminya dari reaksi emosional tokoh, yaitu ketika si Aku merasa marah dan tidak tahan dengan situasi yang tengah ia hadapi.

Ia memberikan reaksi emosional untuk memperjelas bahwa tindakan menggunjingkan dianggap negatif dan tidak dapat diterima.

Hal ini pun memberikan petunjuk bahwa menggunjingkan memiliki konotasi membicarakan kekurangan orang lain dengan cara yang tidak baik.

Baca Juga: Isi Teks Deskripsi, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 8 Kurikulum Merdeka

Keputusan tokoh untuk menegur menunjukkan bahwa tindakan menggunjingkan dianggap salah secara moral.

Tindakan si Aku inilah yang memperkuat makna bahwa menggunjingkan adalah membicarakan kekurangan orang lain.

3. Derit

Derit artinya adalah bunyi gesekan. Namun menurut KBBI, derit maknanya adalah tiruan bunyi lantai bambu diinjak, engsel yang tidak berminyak, dan sebagainya.

Hal yang dapat membantu saya memahami arti kata ‘derit’ pada paragraf ke-4 teks adalah frasa ‘derit nyaring kursi besi tua’.

Frasa ini menggambarkan suara yang dihasilkan saat kursi bergerak.

Baca Juga: Telusur Jejak Gemerlap Logam Mulia di Pelosok Surga Bahari Labuan Bajo, Diduga Ada 2,4 Juta Ton Perak!

Hal ini memberikan petunjuk bahwa derit adalah suara yang muncul akibat gesekan atau tekanan pada bahan yang keras dan tua, seperti besi yang tidak dilumasi.

4. Deru

Deru artinya adalah tiruan bunyi angin ribut.

Hal yang dapat membantu kami memahami artinya adalah acuan kalimat Deru jantungku kian kencang”.

Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 79

Ungkapan ini menggambarkan detak jantung yang semakin kuat dan cepat.

Kata deru di sini digunakan untuk menirukan bunyi atau sensasi yang dihasilkan oleh detak jantung yang kencang, mirip dengan bunyi angin atau mesin yang bertenaga tinggi.

5. Berdengung

Berdengung artinya adalah tiruan bunyi yang bergema.

Menurut KBBI, berdengung artinya adalah tiruan bunyi yang bergema dari baling-baling pesawat terbang, sirene, kumbang, dan sebagainya.

Hal yang dapat membantu kami mehamai artinya adalah ketika ada kalimat “Seruan syukur berdengung memenuhi ruangan”.

Kalimat ini menggambarkan suasana ramai di mana suara-suara kegembiraan dari banyak orang terdengar secara bersamaan dan terus-menerus.

Berdengung di sini menunjukkan bunyi yang bergema dan berkelanjutan di ruangan.***

Rekomendasi