

inNalar.com – Momen yang sempat mencuri perhatian publik terjadi saat Farhat Abbas dampingi Saka Tatal jalani prosesi sumpah pocong hingga ungkap petunjuk alam yang dirasakannya.
Farhat Abbas, pengacara Saka Tatal dalam kasus Vina Cirebon, menangis di tengah kerumunan masyarakat pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Didampingi penuh oleh Farhat Abbas, prosesi sumpah pocong Saka Tatal selesai dilaksanakan di Padepokan Agung Amparan Jati, Cirebon, Jawa Barat.
Baca Juga: Di Awal Nantangin, Kini Iptu Rudiana Tolak Tantangan Sumpah Pocong Saka Tatal: Musyrik!
Disayangkan, Iptu Rudiana yang seharusnya hadir untuk menjalani prosesi tersebut bersama Saka tidak hadir tanpa ada konfirmasi.
Padahal, Iptu Rudiana lah yang pada mulanya menantang Saka untuk menjalani prosesi ini.
Sebagai informasi, tampak Farhat Abbas mendampingi penuh Saka Tatal dari awal keberangkatan hingga selesainya prosesi sumpah pocong.
Baca Juga: Saka Tatal Sampai Dimandikan saat Sumpah Pocong, Gus Baha: Nabi Muhammad SAW Juga Pernah
Terekam dalam Instagram pribadinya, sang pengacara Saka ini bahkan sempat menangis.
Di tengah tangisannya, sang pengacara Saka Tatal ini mengungkap alasannya tak kuasa menahan harunya.
Menurut Farhat, sosok Saka dan keluarganya bukan berasal dari orang yang berada.
Baca Juga: Nasib Saka Tatal Bakal Seperti Ini jika Berbohong saat Sumpah Pocong: Paling Ringan Gila 7 Turunan!
Namun eks terpidana kasus Vina Cirebon ini nyatanya harus berperang melawan ketidakadilan hukum.
“Keluarga kalian baik semua, pasti ada kebaikan. Masyarakat mendukung alam mendukung,” ucap Farhat Abbas sang pengacara Saka Tatal sambil terisak.
Lebih lanjut, sang pengacara Saka ini pun kemudian mengungkap apa yang dirasakannya saat dampingi prosesi keramat tersebut.
Baca Juga: Detik-Detik Saka Tatal Lantang Ucapkan Isi Sumpah Pocong, Buktikan Bukan Pembunuh Vina
Menurutnya, apa yang dirasakannya ini adalah bagian dari petunjuk kebaikan alam untuk mendukung pihak yang benar.
Farhat Abbas mengungkap bahwa dirinya merakan hawa panas yang tiba-tiba berubah menjadi dingin dalam waktu sekejap.
Kemudian dirinya pun berharap semoga petunjuk alam tersebut menjadi bagian dari pertanda kebenaran.
Prosesi sumpah pocong ini tercetus awalnya dari sosok Iptu Rudiana. Namun dirinya terpantau tidak hadir dalam prosesi tersebut.
Tampak pula masyarakat Cirebon ramai hadir dalam kesempatan sakral yang digelar Jumat kemarin.
Sebagai informasi, sumpah pocong merupakan prosesi sumpah yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang berselisih tetapi belum juga menemukan titik terangnya.
Biasanya prosesi keramat ini digunakan sebagai alat bagi pihak yang ingin mengungkap siapa yang benar dan siapa yang salah dalam satu konflik.
Disebut pula bagi mereka yang menjalani sumpah pocong tetapi rupanya berbohong, maka pihak yang terlibat berpotensi terkena laknat dari Allah.
Prosesi ini masih turun-temurun ditemukan dalam beberapa adat budaya Indonesia dan digunakan sebagai salah satu alat penyelesaian konflik.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi