2024 Cair Rp4,79 Triliun Tapi Jangan Kaget Ya! Dana Desa 5 Kota Metropolitan Aceh Ini Kebagian Paling Sedikit


inNalar.com –
Kabar gembira penuh syukur bagi warga yang tinggal di Provinsi Aceh, karena Alokasi Dana Desa (ADD) 2024 untuk gampong cari dengan nominal mencengangkan.

Dengan total pencairan dana desa sebesar Rp4,79 triliun, terdapat 6.497 gampong di Provinsi Aceh yang siap kebanjiran fulus di tahun anggaran 2024.

Kendati nominal dana desa 2024 tembus triliunan rupiah, siapa sangka justru sejumlah kota metropolitan di Aceh kebagian porsi paling sedikit dibanding wilayah kabupaten.

Baca Juga: Berani Sumpah Pocong, Rupanya Saka Tatal Harus Siap Pertaruhkan 2 Konsekuensi Besar Ini!

Sebagai informasi, pencairan dana tahap pertama untuk setiap desa sudah ditetapkan batas waktunya 19 Juni 2024 lalu.

Kabar baiknya, pencairan dana tahap kedua juga sudah mulai dilakukan.

Bahkan PJ walikota salah satu kota metropolitan di Provinsi Aceh mengungkap bahwa daerahnya berhasil mencairkan dana desa tercepat dibandingkan dengan kota lainnya di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Sumpah Pocong Saka Tatal Gak Gratis? Bongkar Estimasi Biaya Ritual Pembuktian Sosok Tertuduh Kasus Vina Cirebon

Adapun daerah yang disebut sukses mencairkan dana tercepat adalah Kota Langsa. “Ini juga termasuk tercepat secara Nasional dengan daerah lainnya,”tutur PJ Walikota daerah setempat.

Namun tahukah bahwa di balik dana desa Aceh yang cair hingga triliunan rupiah ini, sejumlah kota metropolitan di provinsi ini justru mendapatkan porsi yang paling sedikit di antara banyak wilayah administratif provinsinya.

Perlu diketahui, provinsi yang berada di ujung utara Indonesia ini secara administratif memiliki 23 kabupaten dan kota di wilayahnya.

Baca Juga: TERBONGKAR! Begini Isi Lengkap HP Vina Cirebon Menjelang Detik-Detik Kematiannya

Namun apabila kita menelusuri pembagian porsi dana desa 2024 untuk seluruh wilayah administratif Aceh, justru 5 kota metropolitan di daerahnya mendapatkan porsi paling kecil daripada 18 kabupaten di sekitarnya.

Lantas, kota metropolitan mana saja kah yang disebut mendapatkan alokasi dana desa 2024 paling kecil se-Provinsi Aceh ini?

Kelima kota besar itu merliputi Kota Langsa itu sendiri, Subulussalam, Lhokseumawe.

Baca Juga: 15 Ide Caption Instagram HUT RI ke 79, Pilih Ungkapan Paling Menarik dan Kreatif Spesial Perayaan 17 Agustus 2024!

Adapun dua kota metropolitan lainnya mencakup Kota Sabang dan Banda Aceh.

Di antara 5 kota besar tersebut, daerah yang mendapatkan ADD 2024 tertinggi adalah Kota Banda Aceh dengan perolehan dana sebesar Rp74,3 miliar.

Disusul oleh Kota Subulussalam dengan dana desa yang berhasil diraihnya sebesar Rp66,89 miliar.

Baca Juga: Susan Wojcicki, Mantan CEO YouTube Pemilik Kekayaan Rp12,76 Triliun Meninggal Dunia: Ini Profil Lengkapnya

Kemudian Kota Lhokseumawe menyusul dengan perolehan fulus hingga Rp60,4 miliar dan Kota Langsa sebesar Rp56,99 miliar.

Khusus untuk Kota Sabang sendiri asupan dana desa tahun ini diketahui menjadi yang terkecil atau paling sedikit di Provinsi Aceh, yakni hanya Rp15 miliar.

Perbedaan ADD 2024 untuk kota dan kabupaten cukup jauh. Pasalnya, jika menilik pendanaan untuk Kabupaten Aceh Utara sendiri nominalnya bisa menyentuh Rp630 miliar.

Baca Juga: Fakta dan Opini dalam Artikel Ilmiah Populer, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 91 92 Kurikulum Merdeka

Rerata perolehan dana desa 2024 untuk setiap kabupatennya setidaknya menyentuh angka 3 digit.

Kendati demikian, perlu diketahui bahwa alokasi dana tersebut telah ditetapkan berdasarkan kriteria penghitungan menurut PMK Nomor 146 Tahun 2023.

Salah satu indikator yang membuat nominal dana desa semakin besar juga dilihat dari seberapa besar kebutuhan setiap gampong mengatasi persoalan kemiskinan.

Perlu diketahui pula bahwa penentuan alokasi dana juga dilihat dari seberapa sulit akses geografis menuju daerah yang bersangkutan.***

 

Rekomendasi