Bukan Soal Ibunya Nangis Kejer! Ini yang Buat Otto Hasibuan Yakini Jessica Wongso Bukan Pembunuh Kopi Sianida

inNalar.com – Setelah dibebaskan bersyarat pada 18 Agustus 2024. Nama Jessica Wongso Kembali naik terutama setelah dokumenternya tayang di Netflix.

Sejak kasus ini viral di masyarakat sejak Januari 2016 lalu, Jessica Wongso didampingi Otto Hasibuan sebagai pengacara dalam kasus “Kopi Sianida” ini.

Dalam hal ini, Otto Hasibuan senantiasa mendampingi Jessica sejak awal perjuangannya melawan keadilan hingga Jessica Wongso dibebaskan bersyarat.

Baca Juga: Eks Kabareskrim Polri Bongkar Rekayasa Kasus Jessica Wongso Kopi Sianida 8 Tahun Silam

Selama perjalanannya, Otto Hasibuan dikenal sebagai pengacara yang dalam karirnya selalu menggunakan pendekatan saintifik.

Otto Hasibuan sejak awal menemukan kejanggalan dalam kasus ini. Dirinya mengaku bahwa prinsip dasar di dunia (hukum) ini adalah “no autopsy, no case“.

Sedangkan dalam kasus “Kopi Sianida” atas pembunuhan Mirna Salihin ini, dalam praktiknya tidak ada proses autopsi.

Baca Juga: Ritual Unik Rebo Wekasan 1 September: Cara Menyambut Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Karena itu, dirinya mengatakan bahwa Jessica Wongso adalah pihak yang tidak bersalah dan harus dibantu.

Otto Hasibuan mengaku melakukan usaha ini secara suka rela.

Pengacara kondang ini mengaku tidak meminta bayaran atas kasus ini. Namun dirinya akan mundur jika di tengah jalan ditemukan ada kesalahan yang dilakukan kliennya

Dalam hal ini, Jessica Wongso meminta kepada Otto Hasibuan jika ingin melakukan investigasi perihal kasus ini tidak perlu menanyakan kepadanya.

Baca Juga: Plot Twist? Ini Manuver Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso Jelang Sidang PK Kasus Kopi Sianida

Otto Hasibuan mengaku adanya pengaruh besar setelah ramainya Dokumenter perihal kasus ini tayang di Netflix, termasuk respons baik yang diterima Jessica Wongso.

“Kalau dulu mereka men-judge saya karena membela Jessica. Sekarang mendukung saya, bukan karena Otto Hasibuan. Tapi karena rasa keadilan.” ungkap Otto Hasibuan.

Pengacara kondang ini bercerita bahwa sepanjang menjalani proses ini, dirinya seperti menghadapi tembok besar raksasa karena persidangan yang luar biasa.

Pasalnya, ada banyak bukti di tangan mereka (aparat hukum) yang tidak tersentuh oleh pihak Jessica Wongso.

Baca Juga: Dosa Besar Hakim Terbongkar! Tak Ada Bukti Satupun Jessica Wongso Racuni Mirna Pakai Sianida

Otto Hasibuan mengaku dirinya merasakan adanya kesulitan dalam menunjukan bukti ke masyarakat.

“tapi hampir semua pencari keadilan merasakan itu. Biasanya faktor uang dan perintah atasan.” ungkap Pengacara dari Jessica Wongso ini.

Selain itu, Otto Hasibuan juga mengutarakan bahwa dalam melakukan suatu laporan, pencari keadilan tidak akan bertanya siapa pengacaranya. Namun, akan ditanyakan pengacaranya mengenal siapa.

Baca Juga: Gaji Guru PNS Naik, Segini Nominal Golongan I Hingga IV: Tertinggi Rp…

Dalam artian, peran atasan dalam hal ini sangat berperan besar.

Dalam perbincangannya bersama Rhenald Kasali ini, dirinya mengaku akan ada upaya-upaya lanjutan demi menegakkan keadilan sebagaimana seharunya.

Bahkan ada bukti yang disimpan oleh pihak lawan (CCTV), yang dengan sengaja oleh pihak lawan tidak dimasukan ke dalam berkas karena katanya akan mengganggu strategi pembuktian (untuk menghukum Jessica).

“Lebih bagus membebaskan 1000 orang bersalah daripada menghukum 1 orang tidak bersalah” ucap Otto Hasibuan.

Setelah menemukan banyak kejanggalan, dirinya mengaku ingin berusaha supaya proses yang tidak adil ini tidak terulang lagi di Indonesia.***

Rekomendasi