

inNalar.com – Dengan berbekal pengalamannya menjadi pengacara selama 40 tahun lebih, Otto Hasibuan mengaku tak gentar membela kliennya, Jessica Wongso.
Kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin pada 6 Januari 2016 silam bukanlah kasus yang mudah untuk dimenangkan.
Bahkan, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pun sudah menjatuhkan hukuman 20 tahun kurungan penjara terhadap Jessica Wongso.
Baca Juga: AWAS KELIRU! Begini Ketentuan Swafoto dan Pasfoto yang Benar saat Pendaftaran CPNS 2024
Tidak gentar, Otto Hasibuan yakin bahwa Jessica tidak bersalah dengan adanya bukti-bukti yang janggal dan tidak sesuai.
Melalui kanal Youtube Prof Rhenald Kasali yang tayang pada 12 November 2023, Otto mengungkapkan ada hal menarik dari kliennya tersebut yang menjadikannya ia yakin untuk menangani kasusnya.
Otto mendapat kewenangan penuh untuk melakukan investigasi dalam kasus kopi sianida tersebut.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Hal 131 Kelas 6 SD Bab 5 Kurikulum Merdeka
Saat menemui Jessica di penjara, Otto mendapatkan pernyataan dari kliennya bahwa apapun yang ia ingin lakukan silahkan dilakukan.
Atas dasar pernyataan itulah ia yakin bahwa Jessica tidak bersalah. Seolah ia bisa membaca meski hanya dalam satu kedipan mata.
Ia memaknai bahwa kliennya tersebut sudah percaya sepenuhnya kepadanya tanpa harus menjelaskan apapun karena membiarkan bukti yang berbicara.
Baca Juga: Otto Hasibuan Mengaku Sempat Dapat Tekanan Besar saat Kawal Kasus Jessica Wongso, Ternyata…
Meskipun ia juga mengakui bahwa menghadapi kasus ini sama saja dengan menghadapi sebuah tembok yang besar karena bukti-bukti ada di pihak penegak hukum, sehingga tidak banyak yang ia bisa lakukan.
Dirinya menyebut memang susah untuk melakukan pembuktian bahwa kliennya tidak bersalah namun hampir semua pencari keadilan merasakan itu.
Otto mengungkapkan bahwa kesulitan itu muncul karena pengaruh beberapa faktor diantaranya uang dan atasan.
Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan antara faktor uang dan atasan maka uang akan kalah, karena orang akan cenderung mempertahankan jabatannya.
Secara sifat alamiah manusia memang bertahan dulu lebih penting daripada mengambil materi yang hanya akan habis setelah beberapa saat.
Karena dengan mempertahankan jabatan saat ini maka di kemudian hari bisa mendapatkan uang yang ditawarkan, bahkan lebih.
Baca Juga: Jessica Wongso ‘Mengintai’ Kafe Olivier 3 Hari Sebelum Kematian Mirna Salihin, Benarkah?
Otto menambahkan bahwa upaya penegakkan hukum d Indonesia sangat dipengaruhi oleh perintah atasan.
Sehingga dalam pembuktian kasus ini pun yang menjadi tembok besar yang menghalangi kliennya dibuktikan tidak bersalah adalah adanya atasan yang melakukan intervensi.
Pernyataan ini tentu saja memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan. Apakah benar ada pihak-pihak yang berupaya mengarahkan putusan dalam kasus ini?
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Hal 115 116 Kelas 6 SD Bab 5 Kurikulum Merdeka
Maka dari itu, jika ingin hukum ditegakkan di Indonesia para pemimpin dalam hal ini atasan harus konsisten dalam menjalankan kebijakannya.
Dan tentu saja hal tersebut menjadi PR kita bersama sebagai warga negara.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi