

inNalar.com – Seperti diketahui, Provinsi Bali didominasi oleh penduduk yang menganut kepercayaan Hindu. Sementara agama Islam menjadi agama terbesar ke-2 di Pulau Dewata.
Berdasarkan perhitungan Satu Data Indonesia Provinsi Bali, jumlah orang beragama Islam sebesar 520.244 jiwa per tahun 2018.
Ditinjau dari persebarannya, penganut agama Islam mayoritas bertempat tinggal di Denpasar, yakni sebanyak 225.899 penduduk.
Sementara itu, Kabupaten Klungkung memiliki penduduk muslim paling sedikit dengan total pemeluk 7.794 orang pada periode yang sama.
Kemudian, BPS Provinsi Bali juga membuat sejumlah daftar terkait unsur keagamaan, mulai dari pemuka agama, tempat peribadatan, hingga jumlah jemaah muslim yang berangkat haji dari provinsi ini.
Lalu bagaimana perkembangan agama Islam di Bali menurut data-data tersebut?
1. Banyaknya Pemuka Agama
Pada tahun 2023, BPS mencatat ada 1.135 pemuka agama Islam di Pulau Bali, yang terbagi dalam 160 ulama, 669 mubalig, dan 306 khotib.
Ketiganya mudah dijumpai di Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem, dan Kabupaten Badung.
Banyak pemuka agama ini meningkat dibandingkan tahun 2022 yang mencapai angka 995 orang.
2. Jumlah Tempat Peribadatan
Ada 2 macam tempat peribadatan umat Islam di Bali, yaitu masjid dan mushola. BPS menghitung jumlah masjid pada tahun 2023 sebanyak 250 dan mushola sebanyak 535.
Baca Juga: Omset Sebulan Rp300 Juta Jualan Bawang Merah, Eks Direktur Bank Ini Sukses Usaha Gegara Hal Sepele
Masjid banyak tersebar di Kabupaten Buleleng dan Jembarana dengan masing-masing total 73 dan 66 masjid.
Sedangkan mushola lebih populer di Kabupaten Buleleng (134) dan Kota Denpasar (122).
Sama seperti pemuka agama, jumlah tempat peribadatan sedikit mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya dengan tambahan 5 tempat ibadah.
Baca Juga: Kaum Nerdy Pasti Suka! 5 Kafe Aesthetic di Jakarta Selatan Ini Bisa Jadi Tempat Healing Kekinian
3. Jumlah Jemaah Haji
Menurut BPS, ada sebanyak 712 jemaah haji asal Bali yang berangkat ke tanah suci per 31 Januari 2024.
Jemaah haji kebanyakan berdomisili di Denpasar dengan total 248 jemaah. Disusul jemaah asal Kabupaten Badung yang berjumlah 145 orang, serta 103 jemaah dari Kabupaten Buleleng.
Baca Juga: Bukan Sumedang, Ternyata Warga Kota Ini Paling Doyan Tahu di Jawa Barat, Bisa Tebak?
Apabila dibandingkan dengan tahun tersebut, total umat muslim Bali yang menunaikan haji pada tahun 2022 bahkan tidak sampai separuhnya, yakni ada 318 jemaah.
Tidak hanya Hindu dan Islam, ada pula agama Protestan, Katolik, Budha, dan Konghucu yang turut mewarnai keberagaman masyarakat di Bali.
Hal itu digambarkan dengan adanya Puja Mandala, sebuah kompleks peribadatan 5 agama yang berlokasi di Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Puja Mandala memuat tempat ibadah yang terdiri dari masjid, gereja Katolik, pura, wihara, dan kelenteng yang dibangun tanpa pembatas dan dihubungkan oleh suatu halaman.***