

inNalar.com – Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY), daerah budaya yang terkenal akan kekayaan sejarah dan pariwisatanya, kini tengah bertransformasi menjadi kiblat teknologi informasi di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, para anak muda usia 15-24 tahun provinsi ini unggul dalam angka penguasaan teknologi informasi dan komputer.
Dengan skor tertinggi 98,95 persen yang menunjukkan potensi besar dalam sektor teknologi dan inovasi, Yogyakarta siap menjadi Kota Masa Depan dengan Potensi Tak Terbatas.
Baca Juga: Bukan Cuma Karimunjawa, Ada Surga Tersembunyi Lainnya yang Dijuluki Sekeping Nirwana di Laut Jawa
Sebagai kota yang selalu dikenal dengan pusat pendidikan dan universitas terbaik di Indonesia, Yogyakarta kini beralih menjadi pusat Teknologi Informasi dan inovasi digital.
Industri Teknologi di kota ini semakin menggeliat dengan hadirnya berbagai startup yang digerakkan oleh anak muda kreatif dan inovatif.
Ekosistem startup ini didukung oleh berbagai inkubator dan akselerator yang membantu perusahaan rintisan untuk tumbuh pesat.
Baca Juga: Bosan Lari di Tempat yang Sama? Yuk, Jelajahi 7 Trek Jogging Tersembunyi di Jogja
Tidak bisa dipungkiri, peran anak muda Yogyakarta sangat krusial dalam membangun kota ini sebagai kiblat teknologi.
Banyak dari mereka yang tidak hanya berkutat di dunia akademik, tetapi juga aktif menciptakan inovasi di bidang digitalisasi dan teknologi.
Dari aplikasi mobile hingga solusi berbasis AI, anak muda Yogyakarta telah menjadi motor penggerak dalam era industri teknologi yang berkembang pesat.
Baca Juga: Capai 101.099 Kunjungan, Batam Sukses Jadi Tujuan Favorit Para Wisatawan Mancanegara
Salah satu alasan mengapa daerah ini menjadi provinsi masa depan yang menjanjikan adalah infrastruktur digital yang terus berkembang.
Pemerintah daerah dan pihak swasta bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan teknologi.
Kepala Badan Intelijen Negara DIY, Brigjen TNI Rachmad Puji Susetyo, mengatakan bahwa jumlah tenaga usia produktif yang didominasi anak muda sedang naik dalam 2 dekade ini harus dimanfaatkan dengan baik.
Rachmad menambahkan bahwa generasi ini perlu dididik dengan baik dengan adopsi teknologi digital sehinggabisa mendukung percepatan transformasi digital.
Dengan jaringan internet yang stabil, fasilitas coworking space, serta event-event teknologi seperti hackathon dan seminar, Yogyakarta menarik minat investor untuk melihat kota ini sebagai pusat inovasi teknologi di Indonesia.
Dengan segala potensi yang dimilikinya, anak muda DIY siap mengambil peran penting dalam perkembangan teknologi di Indonesia.
Provinsi ini tidak hanya menjadi pusat pariwisata dan budaya, tetapi juga kota masa depan yang siap menyaingi kota-kota besar lainnya dalam sektor teknologi.
Dalam waktu dekat, DIY bisa menjadi kiblat teknologi yang diakui, baik di dalam maupun luar negeri.
Bagi para startup, industri teknologi, dan investor, Yogyakarta adalah tempat yang tepat untuk menanamkan modal dan inovasi.
Potensi tak terbatas yang dimiliki daerah ini, didukung oleh semangat anak muda dan dukungan pemerintah, menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi utama untuk pengembangan teknologi informasi dan inovasi digital.
Dari potensi besar anak mudanya, dukungan infrastruktur, hingga lingkungan yang kondusif untuk perkembangan startup, kota ini siap menjadi kota masa depan yang membawa Indonesia ke peta inovasi global.***