

inNalar.com – Jawa Tengah, provinsi dengan luas 33.337,48 kilometer persegi, terkenal sebagai salah satu daerah penting di Pulau Jawa.
Sejak diresmikan sebagai provinsi pada 19 Agustus 1945, Jawa Tengah hanya mengalami satu kali pemekaran wilayah, yakni dengan terbentuknya Kabupaten Batang pada tahun 1965.
Namun, saat ini wacana pemekaran wilayah kembali santer terdengar dari daerah ini.
Baca Juga: SEBENTAR LAGI Lampung Kehilangan 8 Kabupaten Kota, Ini Daerah yang Bakal Keseret
Pembentukan daerah otonom baru ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Beberapa daerah di Jawa Tengah sudah masuk dalam pembahasan untuk dimekarkan menjadi kota atau kabupaten baru, di antaranya sebagai berikut.
1. Kota Gombong
Kota Gombong merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kebumen yang sedang mengajukan diri untuk menjadi kota mandiri.
Pada rencana pemekaran wilayah, kota ini akan terdiri dari 8 kecamatan, yaitu Sempor, Rowokele, Gombong, Buayan, Kuwarasan, Adimulyo, Ayah, dan Puring.
Dengan luas wilayah 457 km persegi dan populasi mencapai 463 ribu jiwa, Kota Gombong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kebumen barat.
Baca Juga: Habiskan Rp64,2 Miliar! Progres Revitalisasi Proyek Stadion di Palembang, Sumatera Selatan Lelet
2. Kota Purwokerto
Sebagai bagian dari Kabupaten Banyumas, Kota Purwokerto sering dianggap sebagai pusat pendidikan dan ekonomi di Jawa Tengah bagian selatan.
Rencana pemekaran wilayah Kota Purwokerto akan mencakup 9 kecamatan, yakni Baturraden, Kedungbanteng, Sumbang, Karanglewas, Purwokerto Utara, Kembaran, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Selatan.
Dengan luas wilayah 233 km persegi dan jumlah penduduk sekitar 603 ribu jiwa, Purwokerto diproyeksikan menjadi kota besar di Jawa Tengah yang berkembang pesat dengan sektor jasa, pendidikan, dan pariwisata sebagai pilar utamanya.
3. Kabupaten Banyumas Barat
Pemekaran wilayah juga diusulkan untuk Kabupaten Banyumas Barat, yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Banyumas.
Baca Juga: JAPFA Jadi Pilihan Sarapan Praktis, Sat Set Penuhi Gizi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Rencana ini mencakup 8 kecamatan, yaitu Pekuncen, Gumelar, Cilongok, Ajibarang, Lumbir, Purwojati, Wangon, dan Jatilawang.
Wilayah ini memiliki luas 648 km persegi dengan jumlah penduduk mencapai 609 ribu jiwa.
Ibukota kabupaten hasil pemekaran wilayah ini direncanakan berada di Kecamatan Ajibarang.
Baca Juga: Didukung DPR dan Masyarakat, Sumatera Barat Siap Depak 4 Wilayah Ini untuk Bentuk Daerah Baru
4. Kabupaten Brebes Selatan
Kabupaten Brebes Selatan diusulkan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Brebes dengan rencana pembentukan 6 kecamatan baru, yakni Salem, Bantarkawung, Tonjong, Bumiayu, Sirampog, dan Paguyangan.
Wilayah ini memiliki luas 726 km persegi dan jumlah penduduk sekitar 557 ribu jiwa.
5. Kabupaten Cilacap Barat
Kabupaten Cilacap Barat diproyeksikan menjadi wilayah baru dengan memisahkan diri dari Kabupaten Cilacap.
Rencananya, wilayah ini akan mencakup 10 kecamatan, yakni Majenang, Dayeuhluhur, Wanareja, Cimanggu, Cipari, Karangpucung, Sidareja, Gandrungmangu, Kedungreja, dan Patimuan.
Cilacap Barat memiliki luas wilayah 1.280 km persegi dan populasi sekitar 874 ribu jiwa.
Meski pemekaran wilayah ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah daerah dan belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, wacana ini sudah menjadi perhatian banyak pihak.***

inNalar.com – Jawa Tengah, provinsi dengan luas 33.337,48 kilometer persegi, terkenal sebagai salah satu daerah penting di Pulau Jawa.
Sejak diresmikan sebagai provinsi pada 19 Agustus 1945, Jawa Tengah hanya mengalami satu kali pemekaran wilayah, yakni dengan terbentuknya Kabupaten Batang pada tahun 1965.
Namun, saat ini wacana pemekaran wilayah kembali santer terdengar dari daerah ini.
Baca Juga: SEBENTAR LAGI Lampung Kehilangan 8 Kabupaten Kota, Ini Daerah yang Bakal Keseret
Pembentukan daerah otonom baru ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Beberapa daerah di Jawa Tengah sudah masuk dalam pembahasan untuk dimekarkan menjadi kota atau kabupaten baru, di antaranya sebagai berikut.
1. Kota Gombong
Kota Gombong merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kebumen yang sedang mengajukan diri untuk menjadi kota mandiri.
Pada rencana pemekaran wilayah, kota ini akan terdiri dari 8 kecamatan, yaitu Sempor, Rowokele, Gombong, Buayan, Kuwarasan, Adimulyo, Ayah, dan Puring.
Dengan luas wilayah 457 km persegi dan populasi mencapai 463 ribu jiwa, Kota Gombong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kebumen barat.
Baca Juga: Habiskan Rp64,2 Miliar! Progres Revitalisasi Proyek Stadion di Palembang, Sumatera Selatan Lelet
2. Kota Purwokerto
Sebagai bagian dari Kabupaten Banyumas, Kota Purwokerto sering dianggap sebagai pusat pendidikan dan ekonomi di Jawa Tengah bagian selatan.
Rencana pemekaran wilayah Kota Purwokerto akan mencakup 9 kecamatan, yakni Baturraden, Kedungbanteng, Sumbang, Karanglewas, Purwokerto Utara, Kembaran, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Selatan.
Dengan luas wilayah 233 km persegi dan jumlah penduduk sekitar 603 ribu jiwa, Purwokerto diproyeksikan menjadi kota besar di Jawa Tengah yang berkembang pesat dengan sektor jasa, pendidikan, dan pariwisata sebagai pilar utamanya.
3. Kabupaten Banyumas Barat
Pemekaran wilayah juga diusulkan untuk Kabupaten Banyumas Barat, yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Banyumas.
Baca Juga: JAPFA Jadi Pilihan Sarapan Praktis, Sat Set Penuhi Gizi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Rencana ini mencakup 8 kecamatan, yaitu Pekuncen, Gumelar, Cilongok, Ajibarang, Lumbir, Purwojati, Wangon, dan Jatilawang.
Wilayah ini memiliki luas 648 km persegi dengan jumlah penduduk mencapai 609 ribu jiwa.
Ibukota kabupaten hasil pemekaran wilayah ini direncanakan berada di Kecamatan Ajibarang.
Baca Juga: Didukung DPR dan Masyarakat, Sumatera Barat Siap Depak 4 Wilayah Ini untuk Bentuk Daerah Baru
4. Kabupaten Brebes Selatan
Kabupaten Brebes Selatan diusulkan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Brebes dengan rencana pembentukan 6 kecamatan baru, yakni Salem, Bantarkawung, Tonjong, Bumiayu, Sirampog, dan Paguyangan.
Wilayah ini memiliki luas 726 km persegi dan jumlah penduduk sekitar 557 ribu jiwa.
5. Kabupaten Cilacap Barat
Kabupaten Cilacap Barat diproyeksikan menjadi wilayah baru dengan memisahkan diri dari Kabupaten Cilacap.
Rencananya, wilayah ini akan mencakup 10 kecamatan, yakni Majenang, Dayeuhluhur, Wanareja, Cimanggu, Cipari, Karangpucung, Sidareja, Gandrungmangu, Kedungreja, dan Patimuan.
Cilacap Barat memiliki luas wilayah 1.280 km persegi dan populasi sekitar 874 ribu jiwa.
Meski pemekaran wilayah ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah daerah dan belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, wacana ini sudah menjadi perhatian banyak pihak.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi