Investasinya Rp622,6 Miliar, Megaproyek Bandara Bengkulu Malah Mangkrak Kurang Lebih 5 Tahun


inNalar.com
– Masyarakat Bengkulu sedang menantikan kepastian kelanjutan proyek pengembangan bandara.

Pasalnya, megaproyek bandara di Bengkulu ini mendapat investasi Rp622,6 Miliar, tapi malah molor jauh dari target awal tahun 2020.

Pembangunan infrastruktur yang memadai bandara di Bengkulu cukup fundamental dalam mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Baca Juga: Banjir Duit Rp272 Miliar, Dana Desa 2024 di Pelosok Aceh Tenggara Ini Paling Fantastis: 385 Gampong Lewat!

Berdasarkan data dari Kemenhub, pembangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 680 ribu meter.

Diketahui lahan yang dibabat habis diperuntukan untuk pembangunan sebuah terminal.

Angkasa Pura II selaku pengelola menyampaikan bahwa terminal baru bisa berstandar internsional dan ditarget memiliki luas luas 21.000 m2.

Baca Juga: Heboh! Mantan Kades di Probolinggo Tilap Dana Desa Rp 1,6 Miliar: Uang Digunakan untuk Karaoke dan Bayar Utang

Usut punya usut, proyek senialai Rp622,6 Miliar ini sudah mencapai progres 40 persen.

Sayangnya, dikarenakan terdampak pandemi COVID-19 dan kekurangan infrastruktur membuat internal Angkasa Pura II harus menjadwalkan ulang.

Hal ini pun membuat Pemprov Bengkulu turun tangan dengan melakukan komunikasi intensif terkait kendala di lapangan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Solo –Yogyakarta–YIA Sepanjang 22,3 kilometer

Hingga pada akhirnya, rencana pembangunan terminal baru Bandara Fatmawati Soekarno akhirnya disetujui Kemenhub.

Proyek Rp622,6 Miliar kabarnya diakomodir melalui program belanja modal (CAPEX) Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Dengan investasi sebesar itu pembangunan terminal baru akan melalui dua tahapan.

Baca Juga: Didanai Rp17,6 Triliun, Megaproyek Jalan Tol Trans Sumatera Siap Jadi Tonggak Harapan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Selain itu, pengembangan bandara Bengkulu juga mencakup perbaikan dan relokasi tower pada terminal utama saat ini.

Sebagai informasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno (IATA: BKS, ICAO: WIGG), sebelumnya Bandar Udara Padangkemiling, adalah bandar udara internasional di yang terletak di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, tepatnya di Jl. Raya Padang kemiling – Slebar – Bengkulu.

Bandar udara dengan panjang landas pacu 2.239 m x 150 m dengan permukaan aspal merupakan bandar udara kelas I yang dikelola oleh UPT Ditjen Hubud.

Baca Juga: Jawa Timur Diguyur Rp8,05 Triliun, Kampung Terluas di Banyuwangi Ini Ketiban Dana Desa 2024 Super Jumbo!

Jenis pesawat terbesar yang bisa beroperasi di bandar udara ini adalah Airbus A320 dan Boeing 737. Jarak dari kota terdekat ke bandar udara ini adalah 14 KM.

Rekomendasi