

inNalar.com – Di tengah pesatnya perkembangan arsitektur kota Surabaya, sebuah gedung kampus yang akan segera berdiri tegak siap mencuri perhatian.
Gedung At Ta’awun, bagian dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), menjadi gedung kampus tertinggi di Indonesia dengan desain urban modern yang menawan.
Dengan total 23 lantai, gedung ini bukan hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga menawarkan pemandangan ikonik kota ini dan fasilitas yang unik.
Dengan tinggi menjulang di pusat kota Jawa Timur ini, Gedung At Ta’awun tak hanya hadir sebagai kampus biasa.
Jumlah lantai yang dipilih, yaitu 23 lantai, memiliki filosofi tersendiri.
Pihak kampus ingin menepis anggapan bahwa angka ganjil, terutama 23, dianggap sebagai angka sial.
Baca Juga: Terkecil di Sumatera Barat, Calon DOB Pecahan Kabupaten Agam Luasnya Hanya 648,56 KM Persegi
Sebaliknya, UM Surabaya percaya bahwa angka ini akan membawa keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh civitas akademika.
Gedung ini akan menjadi pusat aktivitas akademik bagi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UM Surabaya, dua fakultas yang memiliki reputasi tinggi di dunia pendidikan kesehatan.
Selain keindahan desain bangunan, Gedung At Ta’awun menawarkan pemandangan yang menakjubkan.
Baca Juga: Masuk RPJPD 2025-2045, Kabupaten Malang Siap Punya Daerah Baru dan 11 Kecamatan Ikut Pindah
Dari lantai-lantai tertinggi, para mahasiswa dan pengunjung dapat menikmati panorama Kenjeran Park yang terkenal, serta Jembatan Suramadu, jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungkan Surabaya dengan Madura.
Pemandangan ini semakin memikat di malam hari, saat lampu-lampu Jembatan Suramadu tampak berkelip seperti bintang yang menghiasi langit.
Yang membuat gedung At Ta’awun semakin unik adalah ruangan besar di lantai 20 dan 21 yang diatur seperti bioskop.
Namun, jangan salah sangka, ruangan tersebut bukan untuk menayangkan film. Desain kursi yang menyerupai bioskop ini sebenarnya digunakan untuk ruang pertemuan dan perkuliahan.
Fasilitas ini disediakan dengan harapan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan modern bagi para mahasiswa, terutama untuk perkuliahan atau seminar skala besar.
Pembangunan Gedung At Ta’awun ini bertepatan dengan ulang tahun Universitas Muhammadiyah Surabaya yang ke-40.
Baca Juga: Sumbang 70% Pendapatan Langkat, Daerah di Sumatera Utara Ini Desak Pemerintah Jadi Kabupaten Baru
Rektor UM Surabaya, Sukadiono, menyampaikan bahwa gedung ini merupakan simbol komitmen kampus untuk terus berinovasi dalam memberikan fasilitas terbaik bagi pendidikan dan kesehatan di Indonesia.
Ia berharap dengan fasilitas yang memadai, gedung ini akan menjadi tonggak baru dalam mencetak dokter-dokter berkualitas yang mampu berkontribusi untuk bangsa.
Gedung At Ta’awun hadir tidak hanya sebagai bangunan tertinggi, tetapi juga sebagai simbol kemajuan pendidikan di Surabaya.
Dengan fasilitas modern, desain urban yang menarik, serta pemandangan kota yang luar biasa, gedung ini diharapkan dapat menjadi landmark baru di Surabaya dan menginspirasi kampus-kampus lain di Indonesia untuk terus berinovasi.
Gedung ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Surabaya, terus berkembang mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan kenyamanan dan fungsionalitas.***