

inNalar.com – Jembatan kaca sepanjang 120 meter hadir di Probolinggo, Jawa Timur tepatnya di kawasan Gunung Bromo yang menjadi favorit anak muda.
Dengan panjang yang mencapai 120 meter, jembatan kaca di Probolinggo ini menjadi jembatan kaca terpanjang se-Jawa Timur.
Pembangunan jembatan kaca di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo ini bertujuan untuk memanjakan wisatawan.
Selain itu, dengan hadirnya jembatan kaca ini, tingkat perekonomian dari warga yang ada di sekitar Gunung Bromo, Probolinggo juga meningkat.
Tidak hanya panjang, jembatan kaca yang ada di kawasan Gunung Bromo ini juga terbentang setinggi 80-100 meter diatas jurang.
Jika melintasi jembatan kaca dan melihat ke bawah, kaki akan terasa tegang akibat berada pada ketinggian ekstrem.
Meskipun demikian, sensasi tersebutlah yang dicari oleh wisatawan yang datang dan mencoba melintasi jembatan kaca.
Tempat wisata berupa jembatan kaca ini tepatnya ada di kawasan Seruni Point. View yang ditawarkan sangatlah sejuk dan indah.
Diatas jembatan kaca kamu akan dapat melihat 3 gunung di Jawa Timur sekaligus yaitu Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.
Untuk membangun sebuah jembatan kaca yang terbentang sepanjang 120 meter diatas ketinggian 80-100 meter tentunya membutuhkan dana yang sangat banyak.
Anggaran yang dihabiskan untuk memastikan keberhasilan pembangunan jembatan kaca di Probolinggo, Jawa Timur ini adalah Rp 15 miliar.
Dalam proses pembangunan jembatan kaca di kawasan Gunung Bromo ini, diperlukan bahan material dengan kualitas terbaik karena menyangkut keamanan.
Tipe yang diterapkan dalam pembangunan adalah tipe jembatan suspended fabel dengan lebar mencapai 1,8 meter dan 3 meter dan muat untuk 100 orang sekaligus.
Pembangunan jembatan kaca di Probolinggo, Jawa Timur dilakukan setelah selesainya proses pengujian struktur jembatan.
Fasilitas yang ada di sekitar jembatan kaca juga sangat lengkap mulai dari tempat parkir, cafe hingga amfiteater dan setel area.
Diperkirakan pada Oktober 2023 jembatan kaca di Probolinggo, Jawa Timur ini dapat dioperasikan dan menjadi salah satu destinasi wisata paling ramai.***