

inNalar.com – Pantai Gigi Hiu bisa jadi salah satu destinasi wisata jika sedang berada di Lampung.
Wisata Pantai Gigi Hiu sering disebut sebagai surga tersembunyi yang ada di tanah Lampung.
Disebut sebagai surga yang tersembunyi karena wisata Pantai Gigi Hiu di Lampung ini memiliki pemandangan batu karang yang eksotis.
Dinamai dengan gigi hiu karena letak batu karangnya yang tersusun rapi menyerupai barisan gigi hiu.
Pantai ini menjadi pantai yang unik, sebab kondisi akan pemandangan pantai ini tidak bisa ditemukan di pantai lain.
Selain itu, pantai ini tidak memiliki banyak pasir seperti pantai-pantai lainnya yang memiliki banyak pasir.
Pantai Gigi Hiu dihiasi dengan bebatuan yang artistik dan tumbuh secara alami.
Melansir dari Youtube Weekend Lampung, batu Karang yang ada di Pantai Gigi Hiu, Lampung ini memiliki tinggi mencapai 10 meter.
Batu karang tersebut terlihat seperti yang ada di Film Avatar Animasi, yang mana Avatar sedang berlatih di pantai untuk mengasah ilmu tanahnya.
Selain dinamai ‘Gigi Hiu’, pantai ini juga diberi nama dengan Pantai Batu Raya.
Nama batu raya, memiliki arti yaitu bebatu yang muncul dan membengkak terlihat seperti perahu layar.
Jika ingin pergi destinasi wisata yang satu ini, maka harus siap untuk berpetualang.
Dilansir inNalar.com dari Portal Informasi Indonesia, para pengunjung bisa memilih dari 2 rute perjalanan untuk sampai ke wisata Pulau Gigi Hiu, Lampung.
Pertama, bisa melewati Teluk Kiluan yang jaraknya jika dari Bandar Lampung sekitar 80 km.
Saat keluar dari pintu utama Teluk Kiluan, terlihat jalur menanjak di sebelah kiri dan ada petunjuk jalan yang akan mengarahkan ke Pantai Gigi Hiu.
Jika melewati rute dari teluk ini, ada baiknya untuk memarkirkan kendaraan dahulu.
Kemudian dilanjutkan dengan menaiki ojek yang dikendarai langsung oleh masyarakat setempat.
Hal ini disebabkan, jalannya yang kecil, ekstrim, dan licin sehingga alangkah baiknya untuk ditemani langsung oleh warga setempat yang ada disekitar lokasi pantai.
Dibalik harus melewati jalanan yang ekstrim, rute pertama ini lebih sering dilewati atau menjadi rute favorit para pengunjung.
Kedua, bisa dimulai dengan melewati Kecamatan Padang Cermin.
Kemudian melewati Kabupaten Tulang Bawang dan melewati Kampung Kelumbayan.
Perjalanan rute kedua ini, lebih parah dari rute yang pertama tadi, karena medan jalannya yang sama berat.
Namun, jika melewati jalur rute kedua ini, lebih cepat sampai di lokasi pantai, karena perjalanannya dari Bandar Lampung.
Jalan rute kedua ini, tentu saja disarankan untuk menaiki ojek dari para warga sekitar.
Meskipun letaknya berada di tempat yang terpencil, pesona pantai ini tak perlu diragukan.
Suara yang sumber dari terpaan antara ombak dan bebatuan karang bisa membuat para pengunjung bisa menenangkan diri sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.
Selain itu, saat sunrise dan sunset, pancaran sinar matahari muncul bisa membuat pemandangan semakin indah. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi