

inNalar.com – Beberapa bandara di Indonesia seringkali menyabet penghargaan bergengsi internasional, termasuk bandara di Jawa Tengah ini.
Bandara yang berlokasi di Jawa Tengah ini dulunya merupakan basis militer tentara Jepang saat menjajah Indonesia.
Letaknya bandara ini berada di sebelah barat laut Kota Surakarta, yang jaraknya sekitar 14 kilometeran.
Sedangkan dari Kota Yogyakarta, bandara ini berjarak sekitar 73 kilometer.
Lokasi bandara ini ternyata ada di Kabupaten Boyolali, yang masuk ke dalam salah satu daerah di Jawa Tengah.
Bandara kelas internasional di Jawa Tengah ini sendiri dibangun pertama kali pada tahun 1940 oleh Pemerintah Belanda saat menduduki Indonesia.
Pada saat itu pula bandara di Jawa Tengah ini dinamai sebagai Pangkalan Udara atau Lanud Panasan.
Yang mana fungsi dari bandara ini sedniri, dulunya digunakan Belanda sebagai lapangan terbang darurat.
Setelah penjajah Jepang datang ke Indonesia, bandara yang dibangun Belanda tersebut akhirnya diluluh lantakan oleh Belanda sendiri.
Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya Jepang membangun lagi bandara ini dan digunakan sebagai basis militer.
Saat ini bandara yang dulunya digunakan sebagai basis militer Jepang tersebut telah memiliki luas lahan sekitar 13.000 hektare.
Menariknya, bandara yang berlokasi di Boyolali Jawa Tengah ini beberapa kali pernah menerima penghargaan bergensi setingkat internasional.
Salah satu penghargaan yang paling menarik perhatian publik adalah, “Best Airport by Size in Asia Pacific”, yang diraih pada ajang ‘Airport Service Quality (ASQ) Awards 2022’.
Bandara yang dimaksud dari pernyataan-pernyataan di atas adalah Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo.
Bandara Adi Soemarmo Solo Jawa Tengah ini, melayani penerbangan internasional dengan rute Kuala Lumpur dan Singapura. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi