

inNalar.com – Anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita sebagai orang tua. Sudah sepatutnya kita dapat menjaga Amanah tersebut dengan menjadi orang tua yang baik.
Hal tersebut dapat dilihat dan dilakukan dengan menerapkan pola asuh yang baik dan benar sesuai dengan bimbingan dari orang yang kompeten.
Namun nyatanya kini banyak pola asuh yang sebaiknya dihindari orang tua dalam mendidik dan mengajarkan anak.
Kesalahan pola asuh kini banyak berdalih karena kasih sayang orang tua, namun hal itu adalah salah. Lalu hal inilah yang menjadi perbincangan tentang toxic parents.
Dikutip pada YouTube Pecinta dr Aisah Dahlan, CHt, dr Aisah Dahlan sendiri menjelaskan tentang toxic parents.
Pada dasarnya, menurut dr Aisah Dahlan, toxic parents merupakan orang tua yang tidak menghormati dan tidak memperlakukan anak dengan baik sebagai individu.
Baca Juga: 15 Contoh Soal Tes Tertulis PPK dan PPS Pemilu 2024, Dilengkapi dengan Kunci Jawabannya
Pola asuh yang baik akan berpengaruh kepada pertumbuhan anak dimasa depan kelak.
Lalu apa sajakah ciri dari toxic parents menurut dr Aisah Dahlan? Simak penjelasannya dibawah ini.
Sadar atau tidak, bagi anak kita adalah role modelnya di masa depan.
Baca Juga: Baca Manga Sasuke Retsuden Chapter 4, Spoiler: Sakura Ikut Juga, Sasuke Temukan Petunjuk Baru
Namun bagaimana bila kita melakukan hal yang salah hingga berpengaruh kepada tumbuh kembang anak.
Maka simak ciri ciri yang merupakan seorang toxic parents.
Bagi orang tua sebaiknya mengutamakan kebutuhan dan perasaan anak.
Jika orang tua tidak memikirkan hal tersebut maka mereka tidak akan berpikir mengenai dampak dari perilakunya tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Kupu-kupu Malam, Mahasiswi yang Terjerat Dunia Porstitusi Demi Menghidupi Adiknya
Orang tua yang toxic tak dapat memperlakukan anaknya dengan baik, walau hanya sekedar rasa hormat dan kesopanan.
Pada hal ini orang tua kerap kesulitan dalam mengendalikan emosi sehingga bereaksi berlebihan bahkan dramatis ketika anak melakukan kesalahan.
Selain itu kemarahannya seringkali tak dapat diprediksi, mulai dari memukul, memaki hingga melakukan kekerasan.
Orang tua dapat dikategorikan sebagai toxic parents bila ia senang mengontrol anaknya dengan ketat.
Hal ini hingga mencampuri urusan pribadi anak.
Dengan segala perbuatan yang dilakukannya, orang tua justru menyalahkan semuanya kepada anak.
Bukan hanya itu bahkan apapun usaha dan hasil yang dilakukan oleh anak dirasa tidak cukup bagi orang tua.
Orang tua yang toxic juga mengejek, merendahkan, memukul, memaki bahkan meneriaki anak di depan orang lain hingga membuatnya malu.
Bukan hanya merasa benar, namun orang tua yang bertindak seperti orang yang bersaing dengan anak itulah toxic parents.
Itulah ketujuh ciri orang tua yang menjadi racun kepada anaknya, hal ini tentu berpengaruh kepada masa depannya nanti.***