7 Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Adalah Langit Bersih Tanpa Gumpalan Awan

inNalar.com – Banyak yang menyebutkan bahwa malam Lailatul Qodar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Pun demikian, dalam kitab suci Al-Quran tersurat bahwa malam ini adalah malam yang mulia karena ganjarannya sama dengan 1000 bulan. Allah Ta’ala berfirman:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (QS. Al-Qodr ayat 3).

Baca Juga: ASN Dilarang Keras Gunakan Mobil Plat Merah untuk Kepentingan Di Luar Dinas, Termasuk Mudik Lebaran 2022

Setiap Muslim yang menunaikan kebaikan di malam Lailatul Qadar, nilainya lebih baik dari kebaikan yang dikerjakan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun sampai 84 tahun.

Disamping itu, Lailatul Qadar adalah momentum turunnya Al Quran untuk pertama kali. Malaikat Jibril meyuampaikan wahyu Allah kepada Nabi Akhir Zaman, Muhammad SAW.

Lailatul Qadar sendiri rentangnya adalah 10 hari terakhir bulan Ramadhan, terjadinya adalah pada tanggal-tanggal ganjil. Namun mengenai kapan tepatnya, hanya Allah Ta’ala yang tahu.

Sebagai manusia dengan segala keterbatasannya, kita hanya bisa menerka-nerka ciri malam Lailatul Qadar berdasarkan hadist yang telah diriwayatkan Rasulullah SAW.

Baca Juga: Cara Instan Hapus Ribuan Pesan Email di HP, Ayo Cegah Bumi dari Pemanasan Global dengan Langkah Kecil Ini

inNalar.com merangkumnya dalah 7 ciri-ciri malam Lailatul Qadar.

“Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (HR. Muslim)

1.Terjadinya pada malam ganjil bulan Ramadhan

Menurut berbagai riwayat, malam Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan yakni di antara malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.

2. Malam Tidak Terasa Panas

Ciri kedua datangnya malam Lailatul Qodar adalah suasana yang tenang dengan suhu yang nyaman. Artinya tidak terlampau dingin dan tidak juga panas. Angin yang berhembus juga terasa tenang.

Baca Juga: Profil dan Biodata Putri Kus Wisnu Wardani, Bos Mustika Ratu yang Viral Gegara Jenguk Ade Armando

Rasulullah SAW lewat Ibnu Abbas bersabda bahwa malam lailatul qadar ditandai dengan udara dan angin yang tenang.

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan,” H.R. Ath Thayalisi di Musnadnya hal.349 no.2680)

3. Langit Terlihat Lebih Bersih di Malam Hari

Tidak ada gumpalan awan yang terlihat di langit. Hal tersebut sejalan dengan hadist Imam Ahmad dalam kitab Mu’jam at-Thabari al-Kabir, Rasulullah SAW bersabda:

“Malam Lailatul Qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak, dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas,” HR. Ahmad.

Baca Juga: 18 LINK Twibbon HUT Kopassus yang ke-70 Tahun 2022, Cocok Dibagikan di Instagram dan WhatsApp

4. Matahari Lebih Teduh dan Tidak Menyengat di Siang Harinya

Umumnya peristiwa Lailatul Qadar baru disadari keesokan paginya, ketika matahari sudah terbit.

Matahari terasa tidak menyengat, ditambah udara segar yang menambah keteduhan. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda dari Ubay bin Ka’ab ra yang mengatakan:

“Keesokan hari lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan,” (H.R. Muslim).

5. Memimpikan Hal Baik

Orang-orang yang menunaikan ibadah dan mendapat malam Lailatul Qadar akan mendapatkan bunga tidur yang baik.

Ibnu Umar ra. bercerita bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi saw. diperlihatkan lailatul qadar dalam mimpi (oleh Allah Swt.) pada tujuh malam terakhir (Ramadan).

Kemudian, Rasulullah saw. berkata,

“Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang lailatul qadar) terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada tujuh malam terakhir,” (H.R. Muslim).

Baca Juga: Anggota Korps Kopassus Tak Hanya Pria, Simak Sepenggal Kisah Prajurit Wanita Kopassus yang Tangguh Ini

6. Bulan Terlihat Separuh

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat menakjubkan. Disamping langitnya yang cerah, hawanya yang sejuk dan suasana yang teduh. Pada malam turunnya rahmat tak terhingga itu bulan muncul sangat indah sebesar separuh nampan.

7. Ibadah Terasa Lebih Khusyu’

Tingkatkan ibadah-ibadah sunnah pada 10 hari terakhir Ramadhan, antara lain dengan berzikir, membaca Alquran, salat sunah, bersedekah, membaca salawat nabi, dan sebagainya.

Karena pada malam Lailatul Qadar ibadah akan lebih khusyuk. Ketenangan hati akan timbul seiring dengan khidmadnya beribadah.

Itu dia 7 ciri-ciri datangnya Lailatul Qadar, tanda turunnya malam baik yang pahalanya setara dengan 1000 bulan.***

 

Rekomendasi