

inNalar.com – Banyak yang menyebutkan bahwa malam Lailatul Qodar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Pun demikian, dalam kitab suci Al-Quran tersurat bahwa malam ini adalah malam yang mulia karena ganjarannya sama dengan 1000 bulan. Allah Ta’ala berfirman:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (QS. Al-Qodr ayat 3).
Setiap Muslim yang menunaikan kebaikan di malam Lailatul Qadar, nilainya lebih baik dari kebaikan yang dikerjakan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun sampai 84 tahun.
Disamping itu, Lailatul Qadar adalah momentum turunnya Al Quran untuk pertama kali. Malaikat Jibril meyuampaikan wahyu Allah kepada Nabi Akhir Zaman, Muhammad SAW.
Lailatul Qadar sendiri rentangnya adalah 10 hari terakhir bulan Ramadhan, terjadinya adalah pada tanggal-tanggal ganjil. Namun mengenai kapan tepatnya, hanya Allah Ta’ala yang tahu.
Sebagai manusia dengan segala keterbatasannya, kita hanya bisa menerka-nerka ciri malam Lailatul Qadar berdasarkan hadist yang telah diriwayatkan Rasulullah SAW.
inNalar.com merangkumnya dalah 7 ciri-ciri malam Lailatul Qadar.
“Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (HR. Muslim)
1.Terjadinya pada malam ganjil bulan Ramadhan
Menurut berbagai riwayat, malam Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan yakni di antara malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.
2. Malam Tidak Terasa Panas
Ciri kedua datangnya malam Lailatul Qodar adalah suasana yang tenang dengan suhu yang nyaman. Artinya tidak terlampau dingin dan tidak juga panas. Angin yang berhembus juga terasa tenang.
Baca Juga: Profil dan Biodata Putri Kus Wisnu Wardani, Bos Mustika Ratu yang Viral Gegara Jenguk Ade Armando
Rasulullah SAW lewat Ibnu Abbas bersabda bahwa malam lailatul qadar ditandai dengan udara dan angin yang tenang.
“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan,” H.R. Ath Thayalisi di Musnadnya hal.349 no.2680)
3. Langit Terlihat Lebih Bersih di Malam Hari
Tidak ada gumpalan awan yang terlihat di langit. Hal tersebut sejalan dengan hadist Imam Ahmad dalam kitab Mu’jam at-Thabari al-Kabir, Rasulullah SAW bersabda:
“Malam Lailatul Qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak, dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas,” HR. Ahmad.
Baca Juga: 18 LINK Twibbon HUT Kopassus yang ke-70 Tahun 2022, Cocok Dibagikan di Instagram dan WhatsApp
4. Matahari Lebih Teduh dan Tidak Menyengat di Siang Harinya
Umumnya peristiwa Lailatul Qadar baru disadari keesokan paginya, ketika matahari sudah terbit.
Matahari terasa tidak menyengat, ditambah udara segar yang menambah keteduhan. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda dari Ubay bin Ka’ab ra yang mengatakan:
“Keesokan hari lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan,” (H.R. Muslim).
5. Memimpikan Hal Baik
Orang-orang yang menunaikan ibadah dan mendapat malam Lailatul Qadar akan mendapatkan bunga tidur yang baik.
Ibnu Umar ra. bercerita bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi saw. diperlihatkan lailatul qadar dalam mimpi (oleh Allah Swt.) pada tujuh malam terakhir (Ramadan).
Kemudian, Rasulullah saw. berkata,
“Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang lailatul qadar) terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada tujuh malam terakhir,” (H.R. Muslim).
6. Bulan Terlihat Separuh
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat menakjubkan. Disamping langitnya yang cerah, hawanya yang sejuk dan suasana yang teduh. Pada malam turunnya rahmat tak terhingga itu bulan muncul sangat indah sebesar separuh nampan.
7. Ibadah Terasa Lebih Khusyu’
Tingkatkan ibadah-ibadah sunnah pada 10 hari terakhir Ramadhan, antara lain dengan berzikir, membaca Alquran, salat sunah, bersedekah, membaca salawat nabi, dan sebagainya.
Karena pada malam Lailatul Qadar ibadah akan lebih khusyuk. Ketenangan hati akan timbul seiring dengan khidmadnya beribadah.
Itu dia 7 ciri-ciri datangnya Lailatul Qadar, tanda turunnya malam baik yang pahalanya setara dengan 1000 bulan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi