6 Tanda Gula Darah Tinggi Dilihat dari Kondisi Kulitnya, Banyak Penderita Diabetes Tak Menyadarinya

inNalar.com – Diabetes melitus adalah kondisi ketika gula darah berada di atas batas normal, sehingga mengganggu sistem metabolisme dalam tubuh.

Kebanyakan penderita diabetes melitus baru menyadarinya saat kodisinya sudah kronis, maka siapapun perlu mengetahui tanda yang bisa dilihat secara fisik agar mendapatkan penanganan yang lebih dini.

Berikut tanda gula darah tinggi pada kulit yang bisa jadi peringatan dini bagi seseorang yang mengidap diabetes melitus.

Baca Juga: Media Sosial Threads Trending, Langsung Tembus 10 Juta Pengguna dalam 7 Jam Pertama! Netizen: Enakan Twitter

Informasi berikut disadur dari penjelasan dr Ema, seorang dokter yang sangat aktif memberikan edukasi terkait berbagai permasalahan kesehatan melalui kanal YouTube Emasuperr.

1. Infeksi Jamur
Kulit penderita diabetes melitus yang terInfeksi Jamur (Candidiasis Albicans) ini akan tampak muncul lingkaran berwarma putih kemerahan.

Gejala diabetes melitus yang satu ini akan terasa gatal dan biasanya terjadi di area kulit yang lembab seperti daerah selangkangan, area tertutup seperti miss v, pantat, paha, lipatan perut, dan belakang tengkuk.

Baca Juga: Media Sosial Threads Trending, Langsung Tembus 10 Juta Pengguna dalam 7 Jam Pertama! Netizen: Enakan Twitter

Nah, jika mengalami jamuran di area tersebut, tetapi tak kunjung sembuh maka disarankan untuk mengecek gula darah.

2. Kulit menebal dan berwarna kehitaman
Kulit menebal dan berwarna kehitaman (Acanthosis Nigricans) di sini sering disalahartikan sebagai daki. Biasanya, seseorang yang menderita gejala diabetes melitus akan muncul kulit yang menebal dan kehitaman di area tengkuk, selangkangan, dan area lembab lainnya.

Kondisi kulit ini terjadi akibat ketidakmampuan insulin untuk menangkap gula darah, sehingga ini menjadi salah satu tanda tubuh mengalami resistensi insulin.

Baca Juga: Profil Raihaanun Aktris Cantik yang Diceraikan Oleh Teddy Soeriaatmadja, Gegara Skandal Perselingkuhan?

3. Bercak kemerahan
Kulit dengan bercak kemerahan atau Necrobiosis Lipoidika ini terjadi karena adanya perubahan kolagen dan lemak di dalam kulit. Seseorang dengan gejala diabetes yang satu ini akan menemukan bercak kemerahan di area sekitar kaki.

Hal ini disebabkan karena peredaran darah di area kaki biasanya tidak lancar, disertai rasa gatal yang tidak tertahankan. Biasanya bercak ini akan hilang dengan sendirinya jika gula darah dalam tubuh menurun.

4. Kulit Melepuh
Gejala diabetes melitus yang satu ini hanya terjadi pada beberapa orang saja. Kondisi melepuh pada kulit terjadi karena kadar gula darah dalam tubuh terlampau tinggi.

Meski melepuh, biasanya seseorang dengan gejala diabetes melitus ini tidak merasakan ada nyeri atau pun sensasi terbakar sebagaimana melepuh yang biasanya disebabkan karena terkena air panas.

Jika tidak dirawat dengan baik, kulitnya akan menjadi terlihat seperti borokan.

5. Luka terbuka yang sulit sembuh
Seseorang dengan gejala diabetes melitus, jika memiliki luka terbuka biasanya akan sulit sembuh. Bahkan, ada cairan nanah berbau tidak sedap yang memperparah kondisi luka tersebut, hingga meninggalkan warna kehitaman pada kulit.

Kondisi ini biasanya disebut dengan kaki diabetes atau Ulkus Diabetikum. Biasanya seseorang yang mengalami gejala ini tidak menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit kencing manis ini.

6. Garis hitam di kulit
Seseorang dengan gejala diabetes melitus yang satu ini, biasanya akan terlihat ada garis coklat kehitaman pada kulit (Dermopathy Diabetikum).

Garis hitam ini biasanya muncul pada area kulit yang sering mendapat tekanan atau bagian tubuh yang aliran darahnya tidak lancar.

Garis kehitaman tersebut, menurut dr Ema, akan menghilang jika kadar gula darah dalam tubuh sudah terkontrol.

Inilah tanda gula darah tinggi pada seseorang yang mengalami gejala diabetes, dilihat dari kondisi kulitnya.***

Rekomendasi