6 Situs Bersejarah Berisi Peninggalan Kuno di Banten yang Wajib Dikunjungi Sebagai Wisata Sejarah

inNalar.com – Provinsi Banten adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak tempat wisata bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Diketahui pada masa penjajahan dulu wilayah Banten ini adalah wilayah yang pertama kali dijejaki oleh Belanda.

Pada awalnya Belanda hanya sekedar ingin berdagang, lalu kemudian mulai Menyusun strategi untuk mengambil alih seluruh Wilayah Indonesia.

Baca Juga: Terbesar di Sumatera Utara, Ladang Sawit Seluas 200 Ha Bakal Disulap Jadi Mall Canggih di Kota Bandara?

Tentunya banyak tempat bersejarah yang menyimpan nilai Sejarah yang tinggi melainkan juga mempunyai peninggalan arsitektur serta budaya yang khas.

Berikut merupakan wisata bersejarah di Provinsi Banten yang harus kamu kunjungi, untuk memahami lebih lanjut nilai sejarahnya di kota ini.

Gedung Juang 45

Gedung Juang 45 ini merupakan satu dari banyak saksi bisu perjuangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam melawan penjajah untuk mempertahankan tanah air.

Baca Juga: Abad ke-17 Kerajaan Banjarmasin Miliki Kerjasama Perdagangan Luar Negeri dengan Negara Ini, Ada yang Tahu?

Pada awalnya gedung ini merupakan markas tentara Jepang yang Bernama Kempetai. Setelah itu markas ini berhasil diambil alih oleh Tentara Keamanan Rakyat pada 10 Oktober 1945 tiga hari setelah peperangan sengit.

Gedung ini kemudian digunakan sebagai markas TKR dan menjadi pusat pergerakan kemerdekaan Banten.

Gedung Juang 45 terletak di Jalan Veteran No. 1, Serang dan selalu dijaga keasliannya hingga saat ini. Di dalam gedung ini, pengunjung dapat mengagumi banyak koleksi foto, artefak sejarah, dan foto-foto yang diambil tentang perjuangan kemerdekaan.

Baca Juga: Dijadikan Tempat Berkemah, Lembah di Kabupaten Gowa Ini Tingginya 1454 Mdpl, Jadi Tempat Favorit Para…

Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten ini adalah masjid tertua yang ada di Indonesia yang terletak di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Serang. Dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Maulana Hasanuddin seorang pendiri Kesultanan Banten.

Pada masa lampau masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pemerintahan kesultanan Banten. Masjid ini memiliki arsitektur yang megah sekaligus unik.

Bangunannya yang memiliki 3 gaya bangunan yaitu Tiongkok, Hindu, Eropa dan Jawa. Dengan luas sekitar 1,3 Hektar dan dikelilingi tembok tinggi dengan ukuran sat meter.

Ciri khas yang dimiliki masjid ini adalah Menara yang terletak di sebelah timur masjid mempunyai bentuk seperti mercusuar, dengan ketinggian 24 meter

Keraton Kaibon

Bangunan Keraton Kaibon ini terletak di Jalan Pangeran Diponegoro yang terdiri dari beberapa bagian yaitu, pagelaran, pendapa, hingga ruang tidur.

Pemandangan yang terdapat pada bangunan tua Keraton Kaibon yang khas dan unik serta dikelilingi oleh padang rumput sehingga memberikan kesan yang sangat alami.

Bagian depan keraton dibatasi gerbang yang memiliki 5 pintu, memiliki makna jumlah shalat dalam satu hari yang dilakukan umat muslim.

Keraton kaibon ini dibangun pada tahun 1815 oleh Ratu Fatimah yang merupakan seorang ibu dari Sultan Syaifuddin yang berhasil naik takhta pada tahun 1808.

Pada masa lampau keraton kaibon ini merupakan tempat tinggal para penguasa Banten. Nama Kaibon sendiri memiliki arti ‘Ibu tua atau Ibu suri’ dalam bahasa sunda

Vihara Avalokitesvara

Vihara Avalokitesvara merupakan vihara tertua yang ada di tanah banten, dibangun oleh komunitas Tionghoa yang tinggal di Banten, pada abad ke-16.

Terdapat unsur-unsur agama Buddha dalam vihara ini yaitu, patung besar Buddha Gautama dan gambar bunga teratai.

Vihara ini merupakan tempat ibadah umat Buddha yang menghormati Dewi Kwan Im atau Avalokitesvara, dewi kasih sayang dan kebaikan.

Vihara ini terletak di Jalan Pamarican, Serang dan memiliki arsitektur menarik yang dipengaruhi gaya Cina, Islam, dan Jawa.

Dibagian dalam Vihara kamu dapat melihat patung besar Buddha Gautama, gambar bunga teratai, relief pernikahan Putri Ong Tin dengan Syarif Hidayatullah, hingga peninggalan Kaisar Cina dari Dinasti Ming.

Situs Keraton Surosowan

Indonesia merupakan negara dengan sejarah panjang dan kekayaan budaya. Meskipun beberapa kota mengalami modernisasi, masih banyak tempat yang bangunan kuno dan bersejarahnya masih terpelihara dengan sempurna.

Sejarah masih membekas di benak masyarakat setempat dan dikenang sebagai bagian dari budaya, identitas, dan sejarah. Di antara sisa-sisa kerajaan kuno yang masih bisa dikunjungi di Indonesia adalah tinggal di Keraton Surosowan di Banten.

Keraton adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti istana orang Jawa. Istana seluas 3,8 hektar ini dulunya dikenal dengan nama Istana Surosowan, dulunya merupakan kerajaan Banten yang makmur. Merupakan tempat sibuk dimana tempat tinggal raja menjadi pusat kegiatan politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Dikelilingi oleh tembok bata tinggi, bangunan ini berfungsi sebagai kediaman raja dari tahun 1526 hingga 1808 dan memiliki saluran air yang terhubung ke waduk.

Tempat wisata bersejarah di Banten ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin (1525 – 1552). Sebagian besar bangunan rusak sebagian atau seluruhnya. Pada dasarnya hanya tembok benteng yang mengelilingi pendingin yang tersisa.

Museum Kepurbakalaan Banten Lama

Banten juga memiliki museum yang dapat dikunjungi oleh para pecinta sejarah dengan harga terjangkau.

Nama tempatnya Museum Arkeologi Banten Lama. Untuk melihat koleksi barang antiknya, Anda hanya perlu membayar Rp 1.000 saja. Terlalu murah bukan?

Contoh yang dipamerkan di museum ini adalah patung Nandi, artefak berupa gerabah dan keramik, lukisan dan lain-lain.

Ada juga meriam kuno bernama Ki Amuk yang diletakkan di lantai dua dengan rapi terbuat dari batu bata. Meriam kuno ini Ditempatkan di bawah kubah untuk menghalangi terik matahari dan hujan.

Di dalam museum ini Anda juga dapat menemukan alat peraga dan lukisan mendalam yang mewakili Kesultanan Banten.

Kunjungan ke museum ini pasti akan menambah wawasan Anda tentang sejarah dan budaya Banten. Oleh karena itu, museum ini wajib masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi di Banten. ***

Rekomendasi