

inNalar.com – Bagi penderita Diabetes Melitus, pasti sangat berhati-hati dalam memilih makanan terutama untuk sarapan.
Namun jangan khawatir, ternyata ada beberapa pilihan menu sarapan yang cocok untuk Diabetes Melitus dan juga ramah kantong.
Berikut adalah beberapa contoh masakan Indonesia yang bisa dijadikan referensi untuk sarapan bagi penderita Diabetes Melitus:
1. Nasi merah dengan lauk sayur hijau
Nasi merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih, sehingga menjadi pengganti yang baik untuk penderita diabetes melitus.
Sajikan nasi merah dengan lauk sayur hijau atau sayur bening seperti bayam dan kangkung.
Diketahui, kedua makanan ini menjadi menu yang rendah kalori dan bergizi sehingga cocok untuk menu sarapan bagi penderita diabetes melitus.
2. Bubur kacang hijau
Bubur kacang hijau adalah sarapan tradisional Indoneisa dengan kacang hijau utuh yang direbus hingga lunak.
Bubur ini cocok untuk kesehatan jantung, tekanan darah, dan juga penderita diabetes.
Agar bubur kacang hijau dapat dinikmati oleh penderita diabetes melitus, sajikan tanpa santan atau masak sampai encer dengan gula secukupnya.
3. Telur rebus dan tempe
Telur merupakan makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi penderita diabetes melitus.
Tidak lupa bahwa tempe juga memiliki kandungan zat yang dapat memicu produksi insulin lebih banyak, sehingga menjadi kombinasi yang cocok untuk sarapan.
4. Sayur asem
Sayur asem adalah sup sayuran yang kaya akan nutrisi dengan berbagai isian seperti kacang panjang, labu siam, jagung, dan tomat.
Dengan kandungan sayuran yang cocok untuk penderita diabetes, sebisa mungkin hindari penggunaan gula berlebih dalam resep.
5. Salad sayuran dengan ikan
Ikan memiliki kalori rendah serta protein yang tinggi sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.
Buat salad dengan berbagai sayuran segar seperti selada, tomat, mentimun, dan wortel sebagai teman makan menyantap ikan.
Hindari penggunaan gula yang berlebihan, dan gunakan bahan-bahan alami seperti air lemon sebagai penyedap.
Selain menu-menu referensi diatas, penting untuk selalu konsultasi dan kontrol ke dokter atau tempat kesehatan terdekat demi kesehatan bersama.
Jangan lupa juga untuk selalu beraktivitas ringan dan menghindari stres berlebihan agar dapat mengurangi dampak dari diabetes melitus itu sendiri.***(Ajeng Marcelliani)