5 Makanan Serba Pedas Khas Bumi Pasundan yang Harus Dicoba, Bisa untuk Menu Buka Puasa dan Lebaran 2022

 
inNalar.com – Sunda atau suku yang berasal dari daerah Jawa Barat dikenal memiliki beragam menu khas yang nikmat. Ada peuyeum, bubur ayam, siomay, batagor, dan masih banyak lagi yang lainnya.
 
Menu-menu tersebut membuat banyak orang jatuh hati pada Jawa Barat, apalagi jika ditambah dengan banyaknya tempat yang menjadi desitinasi liburan di Bandung, Lembang, dan lain-lain.
 
Rasa rindu dengan makanan khas Sunda semakin menjadi-jadi, apalagi sudah mendekati masa liburan. Bagi yang memiliki rencana akan pergi ke Jawa Barat, tentu bisa langsung mencari manu-menu tersebut di berbagai sudut kota dengan mudah.
 
 
Namun bagi yang belum sempat pergi ke Jawa Barat tidak perlu kecewa, makanan khas Sunda masih bisa dinikmati walalupun orang jauh dari Bandung. Minimal rindu itu bisa terobati. Apalagi ketika masih di Bulan Ramadhan, makanan asli Sunda ini juga bisa dibuat untuk menu buka puasa atau nanti saat lebaran 2022. Dijamin hari raya semakin terasa istimewa dan lengkap.
 
Dikutip inNalar.com dari artikel Jogja Intens berjudul “Penyuka Pedas, Inilah 5 Makanan Khas Jawa Barat yang Paling Terkenal di Seluruh Indonesia” pada Sabtu, 16 April 2022. Menu pertama yang harus dicoba adalah seblak.
 
1. Seblak
 
Seblak, makanan bercita rasa pedas tapi bikin ketagihan.
Siapa yang tak kenal dengan makanan Sunda yang satu ini. Makanan yang memiliki cita rasa pedas tapi bikin nagih ini juga menjadi makanan populer yang bisa kamu jumpai dimanapun kamu berada.
 
 
Bahkan saking lezatnya, banyak kedai-kedai makanan yang juga menyediakan menu seblak ini, lho! Bisa dibilang seblak adalah makanan ala remaja hits zaman now, ceunah. Toping-nya yang beragam mulai dari sosis, baso, ceker dan tentunya dengan berbagai level pedas juga. 
 
2. Karedok
 
Karedok, olahan makanan dengan sayuran yang masih segar.
Bagi kamu orang asli Sunda pasti sudah tahu makanan yang satu ini, Karedok. Bentuk dan penyajiannya yang hampir mirip dengan lotek atau orang Jawa menyebutnya pecel.
 
Makanan yang satu ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan pecel. Di mana semua sayuran seperti kol, tauge, mentimun, kacang panjang, daun kemangi bahkan terong ini diolah tidak di rebus alias mentahan dan masih segar. Soal cita rasa, jangan ditanyakan lagi sungguh nikmat lengkap dengan sambel kacang dan variasi pedas yang beragam pastinya.
 
 
3. Doclang
 
Doclang, makanan khas berbahan dasar tahu.
Makanan khas Jawa Barat yang populer selanjutnya adalah doclang. Makanan ini berisi ketupat, kentang, tahu, telur dan pastinya dilengkapi dengan bumbu kacang yang nikmat.
 
Cita rasa dari doclang sudah mendunia, sob! Saking enaknya, makanan ini juga  menjadi salah satu makanan yang wajib kamu cicipi ketika kamu berkunjung ke Jawa Barat.
 
4. Tahu Gejrot
 
Tahu gejrot, primadona semua kalangan para pecinta kuliner streetfood.
 
Makanan ini sudah tak asing lagi di telinga, bisa dibilang tahu gejrot sudah banyak dijual dan menjadi primadona di luar Jawa Barat. Tahu gejrot adalah makanan yang berbahan dasar tahu yang disiram dengan kuah asam pedas yang bikin nagih.
 
 
Dilansir oleh Jogja Intens, hal yang membuat makanan yang satu ini digandrungi berbagai kalangan adalah karena harganya yang terjangkau dan rasanya yang enak.
 
5. Lotek 
 
Lotek, makanan yang sedap dengan bumbu kacang yang nikmat
Lotek adalah salah satu makanan sebangsa karedok dan pecel. Makanan yang satu ini juga sangat menyehatkan di mana terdiri dari sayuran segar yang direbus dan diberi sambal kacang yang menggugah selera makan.
 
Lotek khas Jawa Barat ini memiliki cita rasa yang lebih sedikit manis dibandingkan dengan pecel pada umumnya. Bahkan toping pada bahan  sambalnya juga berbeda dari yang lain, di mana bahannya adalah terasi, bawang putih, gula merah, cabai dan tentunya tambahan tempe.
 
 
Itulah 5 Makanan khas Jawa Barat yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jadi, bagi Anda yang merantau dan rindu dengan masakan tanah Pasundan atau bagi Anda yang ingin mengunjungi provinsi Jawa Barat. Cobalah alternatif makanan diatas dengan mendatangi kedai-kedai makanan yang menyediakan menu khas suku Sunda.***
 
(Angelia Cipta Riska Nabella/Jogja Intens)

Rekomendasi