5 Kampung Muslim di Manado, Kota yang Terkenal Dengan Mayoritas Non-Islam

inNalar.com – Di tengah banyaknya penduduk yang memeluk agama Islam di Indonesia, Kota Manado yang terletak di Sulawesi Selatan dikenal dengan penduduknya yang menganut agama Kristen.

Namun siapa sangka, berdasarkan data dari sulut.bps.go.id, Kota Manado ternyata memiliki presentase 31 persen penduduk beragama Islam.

Berdiri menjadi kaum minoritas, umat Islam di Manado terkumpul dan berpencar untuk membentuk desa muslim masing-masing.

Baca Juga: Berdiri Kokoh Sejak 1906, Jembatan di Jawa Barat ini Simpan Perjalanan Panjang di Dunia Kereta Api Indonesia

Dilansir dari kanal YouTube @channelcahsolo, berikut rangkuman 5 kampung muslim yang berada di Manado:

5. Kampung Banjar

Lebih dikenal dengan ‘Banjer’, sebenarnya nama ‘Banjar’ di kampung ini berasal dari Pangeran Perbatasari Kesultanan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diasingkan ke Manado oleh penjajah Belanda pada tahun 1884.

Selanjutnya, konsep Banjar berubah menjadi identitas agama sekaligus suku bagi penduduk Kalimantan yang beragama Islam dan berbahasa Banjar.

Baca Juga: Kampung Pelosok di Balik Gua dengan Akses Masuk Ekstrem Picu Adrenalin Ini Ada di Kebumen, Jawa Tengah

Meski belum diketahui berapa jumlah penduduknya, kampung ini menjadi kampung muslim yang paling terkenal di Manado.

4. Kampung Islam

Kampung yang berada di Kecamatan Tuminting ini merupakan kampung muslim yang memiliki megah Masjid Agung Awal Fathul Mubin.

Berawal dari pedagang-pedagang yang berlabuh ke Manado, mereka pun membentuk perkampungan muslim dari berbagai etnis.

Baca Juga: Miliki Panjang 4000 Kilometer, Jalan Trans di Papua Ini Habiskan Dana 3,8 triliun Rupiah

Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bisa ditemukan di sini, seperti syiar Islam seperti pengajian, majelis taklim, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an.

3. Kampung Arab

Kelurahan Istiqal atau yang juga dikenal sebagai Kampung Arab Manado, memiliki mayoritas penduduk keturunan Arab.

Hal ini dipengaruhi oleh berlabuhnya pedagang, jazirah Arab, hingga ulama pada tahun 1800-an.

Meski luas wilayahnya hanya sekitar 9,2 hektar, kampung ini memiliki Masjid Al-Masyhur Istiqlal yang menjadi salah satu masjid bersejarah di sini.

2. Kampung Pondol

Kampung Pondol merupakan kampung muslim yang banyak dihuni oleh orang Muslim keturunan Jawa dan Ternate.

Dulunya, kampung ini menjadi tempat tinggal pengasingan bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta dan pengikutnya di Manado.

Sejarah masuknya Islam kemari yaitu dibawa nelayan yang merupakan bagian dari Kesultanan Ternate, kemudian berkembang dan membentuk perkampungan muslim.

1. Kampung Mahawu

Kampung Mahawu juga banyak dihuni oleh umat Muslim, terutama dari etnis Gorontalo Muslim.

Di bulan Ramadhan, mereka memiliki tradisi Tumbilotohe, yaitu memasang lampu-lampu secara meriah untuk dipasang di gapura sebagai peringatan turunnya Al-Qur’an.

Demikianlah informasi tentang kampung-kampung Muslim di Manado. Namun, perlu diingat bahwa masih banyak kampung Muslim lainnya yang belum disebutkan dalam rangkuman ini.***

Rekomendasi