5 Kabupaten Penghasil Orang Pintar Terbanyak di Jawa Timur, Juaranya Daerah Seluas 634 Km2

 


inNalar.com
– Beberapa daerah di Jawa Timur berhasil konsisten menjadi Kabupaten penghasil orang pintar. Ada banyak tolak ukur yang bisa digunakan untuk mengukur kualitas hidup dan kecerdasan warga daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa sedikitnya ada 5 Kabupaten penghasil orang pintar di Jawa Timur yang mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) level ‘tinggi’.

Perlu dipahami, untuk mengidentifikasi Kabupaten penghasil orang pintar, survei ini menggunakan indikator IPM.

Baca Juga: Siswa Lulusan SD Tahun 2024 Tak Akan Bisa Daftar SMP Jika Gagal Penuhi 2 Aturan Nadiem Makarim

Metode tersebut dibangun melalui pendekatan 3 dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang, pengetahuan dan kehidupan yang layak.

Dalam mengukur dimensi kesehatan digunakan angka harapan hidup waktu lahir. Kemudian, untuk mengukur dimensi pengetahuan digunakan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah.

Sehingga hasil penelitian tersebut bisa dikelompokkan dalam sub daerah yang lebih relevan, mulai dari tingkat provinsi hingga Kabupaten penghasil orang pintar.

Dilansir inNalar.com dari isi Human Development Report (HDR) pertama tahun 1990, pembangunan manusia adalah suatu proses untuk memperbanyak pilihan-pilihan yang dimiliki oleh manusia.

Baca Juga: 5 Kabupaten Paling Aman di Jawa Timur, Berkunjung ke Sini Dijamin Bebas Maling: Juaranya Adalah…

Di antara banyak pilihan tersebut, pilihan terpenting adalah berumur panjang, sehat dan memiliki wawasan yang luas.

Berikut daftar 5 Kabupaten penghasil orang pintar terbanyak di Jawa Timur berdasarkan rerata IPM:

1. Kabupaten Sidoarjo (81.55)

Kabupaten penghasil orang pintar pertama adalah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang mengalami kenaikan IPM dalam tiga tahun terakhir, seiring bertumbuhnya kualitas pendidikan daerah seluas 634 km2 tersebut.

Berdasarkan data BPS, Kabupaten Sidoarjo membukukan IPM sebesar 80,65 pada tahun 2021. tahun 2022 mencapai 81,02 dan pada 2023 tercatat 81,55.

Baca Juga: Rugikan Negara, Ini 5 Sektor Paling Korup di Indonesia 

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan bahwa kenaikan angka IPM tersebut jaid tolak ukur bahwa perkembangan pendidikan di kabupaten ini terus bertumbuh.

Angka IPM 81,55 ini membuat Sidoarjo berhak menduduki posisi pertama sebagai kabupaten penghasil orang pintar terbanyak se-Jawa Timur.

Ahmad Muhdlor Ali mengemukakan capain IPM tersebut sudah melampui target untuk tahun 2026 mendatang yang hanya 81,62 persen.

Baca Juga: Belajar Sambil Healing, Inilah 5 Perpustakaan Paling Nyaman di Indonesia: Teruniknya Ada Sungai Buatan!

“Pada tahun 2026 IPM ditargetkan sebesar 81,62 persen, angka ini sudah terlampaui pada tahun 2023 yang mencapai 81,88 persen. Hal ini salah satunya atas dukungan beberapa universitas yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” katanya, dikutip inNalar.com, Minggu (30/06/2024).

2. Kabupaten Gresik (77.98)

Selanjutnya, Kabupaten Gresik tercatat memiliki nilai IPM 77,98 persen pada tahun 2023. Angka ini bisa dibilang tidak terlalu buruk dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Mengingat di tahun 2021, daerah berjuluk Kota Pudak ini membukukan 76,50 dan tahun 2022 sebesar 77,16 persen.

Baca Juga: 5 Kota  di Jawa Timur Paling Tidak Aman Bagi Perempuan: Gresik dan Jombang Zona Merah!

Kabupaten Gresik rata-rata meningkat sebesar 0,80 persen per tahunnya.

3. Kabupaten Mojokerto (75.53)

Di peringkat ketiga ada Kabupaten Mojokerto dengan nilai 75,53 persen pada tahun 2023. Sejak tahun 2020, status pembangunan manusia di Mojokerto sudah masuk di level tingg,

Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny menjelaskan peningkatan itu didukung oleh semua dimesnis penyusunnya, terutama kelayakan hidup dan pengetahuan.

Selain itu, rata-rata lama sekolah juga tumbuh sebesar 1,90 persen dari 1,00 persen. Kemudian harapan lama sekolah naik sebesar 0,08 persen dibanding tahun sebelumnya 0,07 persen.

4. Kabupaten Magetan (75.41)

Nilai Indeks Pembangunan Manusia yang diraih Kabupaten Magetan pada tahun 2023 yaitu, 75,41 persen. Angka tersebut naik tipis dari tahun-tahun sebelumnya.

Data BPS menyatakan bahwa IPM Kabupaten Magetan pada tahun 2021 hanya 74, 15 persen dan 74,85 persen.

Hal ini membuat Kabupaten Magetan menempati ranking 4 sebagai daerah penghasil orang pintar di Jawa Timur.

5. Kabupaten Tulungagung (74.61)

Data IPM Kabupaten Tulungagung mengalami tren positif sejak tahun 2021.

Secara rinci, dalam periode 2021-2023 nilainya berada di rentang 70 sampai 80 persen. Poin ini menobatkan IPM Kabupaten Tulungagung berada di level tinggi.

Selain itu dimensi umur harapan hidup juga meningkat dengan rata-rata 0,26 persen per tahun.

Beberapa indikator tersebut, otomatis menobatkan Kabupaten Tulungagung sebagai daerah penghasil orang pintar terbanyak ke-5 di Jawa Timur pada tahun 2024.

Rekomendasi