

inNalar.com- Gunung memilki makna yang dalam dan terkadang bagi beberapa masyarakat di berbagai daerah dianggap sakral, hal ini tidak terlepas dengan cerita dan sejarah bagi masyarakat lokal.
Terutama di Daerah Jawa yang kental dengan kebudayaan, salah satu daerah di Jawa yang masyarakatnya sangat menghormati gunung adalah Jawa Timur.
Jawa Timur memiliki banyak gunung mulai dari Mojokerto hingga Bondowoso bahkan Magetan, namun tidak semua gunung di Jawa Timur mendapatkan predikat sakral dari masyarakat.
Baca Juga: Sungguh Menakjubkan, Jawa Timur Memiliki Abi Abadi dari Zaman Majapahit hingga Sekarang Lokasinya…
Berikut adalah daftar gunung di Jawa Timur yang disakralkan oleh masyarakat.
Gunung Semeru merupakakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, bagi Masyarakat Jawa Timur gunung ini begitu sakral.
Masyarakat menganggap bahwa puncak Semeru yang bernama Mahameru dulunya adalah merupakan bagian dari gunung Meru di India yang dibawa langsung oleh Dewa Brahma dan Dewa Wisnu sebagai paku bagi pulau Jawa.
Gunung Lawu berdiri di dua Provinsi sekaligus yakni di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Lawu sangat terkenal dengan sejarah dan mistisnya sehingga sangat begitu sakral bagi masyarakat.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Papua Ini Unik dan Lezat: Ada yang Berbahan Dasar Ulat, Berani Coba?
Terdapat banyak pantangan ketika mendaki gunung Lawu, masyarakat percaya gunung Lawu dulunya digunakan sebagai tempat pertapaan Raja Majapahit yakni Brawijaya V.
Dari berbagai cerita dan pantangan yang ada, gunung Lawu juga memiliki hal unik yakni Warung Mbok Yem yang berada di ketingggian 3.150 mdpl dan Mbok Yem hanya akan turun di maktu tertentu saja.
Memiliki puncak dengan kawasan berbatu menjadikan gunung Arjuno sebagai salah satu gunung di Jawa Timur yang cukup sulit ditaklukan, Arjuno sangat terkenal dengan pantangan tidak boleh memakai baju berwarna dan tidak boleh mendaki dengan jumlah ganjil.
Baca Juga: Kisah Unik Suku Pedalaman Papua: Ada Rumah Setinggi 50 Meter hingga Ancaman Kanibalisme
Dipercaya gunung Arjuno masuk dalam teritorial Majapahit terlihat dari beberapa arca dan petilasan yang sangat sakral bagi masyarakat setempat, dan ketika mendaki gunung Arjuno teman-teman pasti akan berjumpa dengan suatu kawasan yang disebut Alas Lali Jiwo yang kerap membuat pendaki tersesat.
Gurung Kawi yang berada di Wonosari Malang sangat terkenal dengan pesugihan yang erat kaitannya dengan kekayaan, banyak sekali orang datang sembari berziarah ke makam Eyang Djoego Imam.
Pada hari tertentu seperti Jumat Legi, banyak dari kalangan masyarakat mulai pengusaha hingga politikus yang datang ke gunung Kawi dengan keinginan untuk dimudahkan hajatnya.
Baca Juga: Bukan Hanya di Papua, 5 Wilayah Di Jawa Timur Ini Ternyata Juga Mengandung Emas, Malang Termasuk?
Bagi masyarakat Chinese gunung Kiwi juga begitu sakral dengan adanya Klenteng Kwan Im, yakni dewi yang dalam masyarakat Tionghoa dianggap melambangkan welas asih dan penyayang.
Terletak di perbatasan antara Kabupaten Pasuruan dan Mojokerto Jawa Timur, gunung Penanggungan sering dijadikan sebagai destinasi awal bagi para pendaki pemula karena ketinggiannya yang hanya 1.653 mdpl.
Penanggungan terasa sakral apabila kita mengambil jalur pendakian via Jolotundo, konon dipercaya Jolotundo adalah tempat pemandian kerajaan Majapahit, selama perjalanan kita akan sering menjumpai candi-candi ceci peninggalan Majapahit.
Baca Juga: Nilai Investasi Capai Rp 186 triliun, Tol Sepanjang 616 Km di Riau ini Bakal Menembus 3 Provinsi?
Itulah beberapa gunung yang sakral di Jawa Timur, tentunya itu semua sangat erat kaitannya dengan sejarah dari masyarakat setempat.