5 Fakta Warga Kalimantan Barat yang Belum Diketahui Banyak Orang, Salah Satunya Nggak Bisa Bahasa Banjar?

inNalar.com – Kalimantan Barat merupakan provinsi yang terkenal sebagai tempat lahirnya kuntilanak hingga memiliki ribuan sungai yang menakjubkan.

Selain adanya garis khatulistiwa membelah provinsi ini, Kalimantan Barat juga menjadi tempat istimewa bagi suku Dayak karena masih banyak yang menyimpan tradisi dan seni khasnya.

Mengesampingkan hal tersebut, ternyata banyak orang masih belum mengetahui dengan baik mengenai provinsi “Seribu Sungai” ini.

Baca Juga: Nomor 1 Bukan Kabupaten Melawi, Ini Daftar 5 Wilayah Termiskin di Kalimantan Barat

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah 5 fakta Kalimantan Barat yang belum pernah diketahui banyak orang:

5. Memiliki bendungan terbesar pertama di Indonesia

Bendungan Merowi yang terletak di Kabupaten Sanggau, dikatakan menjadi bendungan terbesar pertama di Indonesia yang dapat mengairi 1000 hektar sawah.

Dibangun pada pemerintahan Presiden Soeharto, kini bendungan ini terbengkalai karena tidak dapat difungsikan dengan benar.

Baca Juga: Telan Biaya Rp 312,8 M, Jembatan Termegah di Riau Ini Rupanya Simpan Memori Kelam ‘Pulaunya Para Perompak’

Meski begitu, Bendungan Merowi dialih fungsikan menjadi wisata lokal seperti menjadi tempat pemancingan dan tempat pemandian anak.

4. Terdapat bukit batu terbesar di dunia

Meski dinamakan “Bukit Kelam”, gunung kecil yang berada di Kabupaten Sintang ini merupakan batu monolit terbesar di dunia dengan tinggi 1.002 meter, mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia.

Bukit ini juga memiliki berbagai macam flora langka, seperti anggrek hitam dan kantong semar raksasa.

Baca Juga: Telan Anggaran 3,4 Triliun, Bendungan Jatiluhur Purwakarta Jawa Barat Menjadi Waduk Terbesar di Indonesia

3. Rumah dari Suku Dayak

Berdasarkan data dari berbagai sumber, dikatakan Suku Dayak yang tinggal di Kalimantan Barat mencapai 72,90 persen, terbanyak dari wilayah Kalimantan yang lain.

Hal ini diperkuat dengan berbagai kepercayaan masyarakat mengenai budaya serta adat Dayak, seperti cerita rakyat Bukit Batu Daya dan Kampung Batu di Desa Pakumambang.

2. Tidak bisa Bahasa Banjar

Salah satu fakta lain yang belum diketahui masyarakat mengenai Kalimantan Barat adalah tidak mengenal Bahasa Banjar.

Meski Bahasa Banjar dikenal sebagai bahasa daerah Kalimantan, namun Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia lebih cenderung menggunakan Bahasa Melayu.

1. Menjadi pusat Kota Pecinan terbesar yang bertoleransi tinggi

Kota Singkawang dinobatkan menjadi kota paling toleran se-Indonesia pada tahun 2018 dan 2020 karena warga-warganya yang hidup berdampingan meski berbeda keyakinan.

Kota ini dihuni oleh mayoritas keturunan Tionghoa, menjadikannya kota pecinan terbesar di Indonesia, juga penggelaran pawai terbesar di dunia yang memadukan budaya Dayak.

Sekian rangkuman mengenai 5 fakta Kalimantan Barat yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Meskipun masih banyak fakta unik yang belum dikulik, namun Kalimantan Barat berpotensi menjadi provinsi yang maju karena keragaman budaya serta SDA-nya.***

Rekomendasi