5 Fakta Menarik Sungai Aare di Swiss, Lokasi Hilangnya Eril Anak Ridwan Kamil, Pernah Jadi Benteng Kota Bern

inNalar.com – Kabar duka hilangnya anak Ridwal Kamil, Emmeril Khan Mumtadz di sungai Aare Swiss ramai diperbincangkan.

Sebab, sungai Aare Swiss itu merupakan tempat yang selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk berenang.

Selain itu, sungai Aare Swiss terbilang mempunyai air yang jernih dan indah.

Sehingga, tak heran jika Swiss memiliki julukan negara terbersih oleh berbagai negara di dunia.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dikabari Emmeril Khan Hilang Terseret Arus Sungai Aaree Swiss saat Kunjungan ke Inggris

Meski demikian, sungai Aare Swiss juga memiliki arus yang deras, di samping merupakan sungai terpanjang di negara tersebut.

Untuk lebih jelasnya, berikut 5 fakta menarik tentang sungai Aare Swiss yang dikutip inNalar.com dari berbagai sumber.

1. Merupakan Warisan Budaya UNESCO

Belum banyak mengetahuinya, sungai Aare di Swiss tersebut termasuk dalam salah satu warisan budaya tak benda.

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) menobatkan sungai Aare di Swiss tersebut bukan tanpa alasan.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Sungai Aaree Swiss yang Menjadi Lokasi Hilangnya Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan atau Eril

Salah satunya karena, sungai Aare merupakan tempat yang melahirkan banyak warisan, tradisi, bahkan berbagai festival pernah digelar di sana.

Sehingga, UNESCO menobatkan sungai Aare sebagai salah satu warisan budaya tak benda sejak 2017.

2. Sungai Terpanjang di Swiss

Memiliki panjang sekitar 295 km, sungai Aare menyabet gelar sungai terpanjang di negara Swiss.

Sungai ini berhulu di Glester Aare pegunungan Alpen Bernese di Kanton Bern, dan bermuara di sungai Rhein.

Baca Juga: Emmeril Khan Mumtadz atau Eril Hilang di Sungai Aaree, Bern, Swiss. Banjir Doa di Kolom Komentar Instagram

Selain itu, lokasi hilangnya anak Ridwan Kamil tersebut mengairi area seluas 6.865 mil dan termasuk sungai yang arusnya deras serta berkelok-kelok.

3. Jadi Ikon Kota Bern

karena termasuk dalam warisan budaya Swiss, sungai Aare juga dijadikan sebagai ikon ibu kota Swiss, Bern.

Bukan tanpa alasan, bagi warga Swiss, sungai Aare mempunyai sejarah dan makna tersendiri, salah satunya sebagai pelindung bagi kota Bern dari serangan musuh.

Sebab, sungai terpanjang tersebut mengelilingi kota Bern dari tiga sisi, alhasil pasukan tentara asing sulit menjangkaunya.

4. Bukan Hanya untuk Berenang

Baca Juga: Kronologi Hilangnya Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, Putra Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aaree Swiss

kalau mendengar sungai Aare, pasti kebanyakan orang berpikir tentang indah dan jernihnya aliran sungai.

Oleh karenanya, sebagaimana yang menimpa Eril, sungai Aare merupakan destinasi wisata sangat cocok untuk berenang.

Namun, selain untuk berenang, sungai Aare juga pernah digelar beberapa kegiatan lain yang tak kalah menarik.

Salah satunya, arung jeram, lokasi tradisi Zibeleschwumme, dan mengambang di atas rakit, hingga berselancar.

Baca Juga: Fakta Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, Anak Pertama Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aaree Swiss

5. Kualitas air yang sangat bagus

Pada tahun 2016, sungai tersebut menempati kategori sungai dengan air kualitas yang baik.

Bahkan saking jernihnya, para wisatawan juga bisa meminum langsung dari sumur-sumur di kota Bern yang bersumber dari sungai Aare.***

Rekomendasi