

inNalar.com – Provinsi Kepulauan Riau cukup berbeda dari provinsi lainnya lainnya di Indonesia. Pasalnya, 96 persen wilayahnya berupa perairan dengan tersebarnya 1.350 pulau di daratan yang luasnya 251.810,71 km2.
Meski dengan luas wilayahnya yang terkecil keempat di Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau ternyata memiliki beragam potensi sumber daya alam seperti minyak bumi, gas alam, timah, bauksit, dan lain-lain.
Namun, apakah itu berarti kemiskinan telah berhasil diberantas oleh Provinsi Kepulauan Riau? Mari kita buka data Badan Pusat Statistik update bulan September 2022 lalu.
Baca Juga: Jadi Penghasil Ikan Terbanyak se-Jawa Timur, Begini Potret Pelabuhan Muncar di Banyuwangi
Rupanya, tingkat kemiskinan Provinsi Kepulauan Riau berada di bawah rata-rata kemiskinan secara nasional dengan persentase secara umum yaitu 6,03 persen.
Lalu bagaimana dengan tingkat kemiskinan yang ada di 2 kota seperti Tanjung Pinang dan Batam, serta 5 kabupaten lainnya yang berada di bawah naungan Provinsi Kepulauan Riau?
Berikut 5 daftar daerah yang ada di bawah Provinsi Kepulauan Riau dengan urutan tingkat kemiskinan yang paling rendah hingga yang paling tinggi.
5. Kabupaten Bintan
Kabupaten Bintan tercatat memiliki persentase kemiskinan sebesar 6,44 persen dari total penduduknya yaitu 162.561 jiwa.
Tercatat kab Bintan memiliki luas wilayahnya yang hanya 88.038,54 km2.
Dengan bentuk daratannya yang didominasi dengan pulau-pulau kecil, ditambah dengan banyaknya terumbu karang, hutan mangrove, dan berbagai potensi alam lainnya, diharapkan bisa menjadi terobosan bagi pemkab Bintan dan Pemprov Kepulauan Riau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kab Bintan melalui sektor pemberdayaan wisata yang lebih mumpuni.
4. Kabupaten Karimun
Kabupaten Karimun tercatat memiliki persentase kemiskinan sebanyak 6,87 persen dari total penduduknya yang berjumlah 260.438 jiwa.
Ada sekitar 16,44 ribu jiwa di tahun 2022 yang dikatakan masih masuk dalam garis kemiskinan.
3. Kabupaten Anambas
Persentase kemiskinan di Kabupaten Anambas sebesar 7,51 persen. Tingkat kemiskinan yang tertinggi ketiga di antara daerah di Provinsi Kepulauan Riau lainnya.
Meski jumlah penduduknya hanya 37.493 jiwa, tetapi dengan persentase kemiskinan tersebut, cukup perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov Kepulauan Riau.
2. Kota Tanjung Pinang
Tidak disangka, kota Tanjung Pinang menduduki peringkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.
Padahal, kota Tanjung Pinang merupakan ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau.
Kota Tanjung Pinang tercatat memiliki persentase kemiskinan yang menembus 9,85 persen dari total penduduknya yang berjumlah 207.933 jiwa.
1. Kabupaten Lingga
Kab Lingga keluar sebagai daerah yang memiliki persentase kemiskinan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan daerah lainnya di provinsi Kepulauan Riau.
Tercatat persentase kemiskinan di Kabupaten Lingga mencapai 14,05 persen dari total penduduknya yang berjumlah 98.633 jiwa.
Potensi alam dimulai dari sektor tambang, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata dan perikanan sangat bisa memberikan peluang bagi Kab Lingga untuk keluar dari garis kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau.
Meski secara nasional, Provinsi Kepulauan Riau termasuk yang memiliki tingkat kemiskinan yang cuku rendah, tetapi perlu ada terobosan baru bagi daerah terluar pulau.
Itulah 5 daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki tingkat kemiskinan dimulai dari yang terendah hingga yang tertinggi.
Kota Batam dan Kabupaten Natuna merupakan dua daerah dengan angka kemiskinan yang paling rendah di Provinsi Kepulauan Riau.
Boleh jadi, potensi daerahnya yang sebagai penghasil minyak merupakan salah satu sebab rendahnya tingkat kemiskinan di kedua daerah tersebut.***