5 Daerah dengan Penduduk Termiskin di Provinsi Bengkulu, Kaur dan Kepahiang Mendominasi?

inNalar.com – Potensi sumber daya alam di Bengkulu ternyata tidak membuat beberapa daerahnya bebas dari wilayah termiskin.

Ternyata ada lima daerah termiskin di Bengkulu yang mesti mendapat penanganan dari pemerintah setempat.

Ada beberapa penyebab mengapa lima daerah termiskin di Bengkulu ini hingga sekarang masih belum membaik kondisi ekonominya.

Baca Juga: Berkonsep Ramah Lingkungan, Sekolah di Bali Ini Disebut Paling ‘Hijau’ di Indonesia dan Dunia

Bisa karena tata kelola pemerintahannya, atau memang penduduknya yang belum terlalu bisa mengolah komoditas menjadi barang jadi.

Berikut lima daerah termiskin di Bengkulu berdasarkan data dari BPS.

1. Seluma

Di Kabupaten Seluma terdapat 36.230 jiwa penduduk miskin atau 18,56 persen dari total penduduknya.

Baca Juga: Kalahkan Pekanbaru, Daerah Ini Sukses Rebut Gelar Sentranya Orang Pintar di Riau, Bisa Tebak?

Mirisnya, daerah ini menjadi penghasil kopi terbaik di Indonesia.

Tapi ternyata potensi kopi terbaik itu belum bisa membuat masyarakat Seluma jauh dari kata miskin.

2. Bengkulu Selatan

Penduduk miskin di Bengkulu Selatan mencapai 17,82 persen atau 28.410 jiwa.

Baca Juga: Satu-satunya di Kalimantan Barat, Danau di Sanggau Ini Punya Pondok Terapung, Berasa di Swiss

Padahal Bengkulu Selatan mempunyai potensi daerah penghasil ikan dan olahan laut yang mumpuni.

Minimnya perhatian pemerintah dan sulitnya akses untuk menjual produk hasil laut menjadi penyebab utama daerah ini masih tergolong miskin.

3. Kota Bengkulu

Sebagai ibu kota Provinsi Bengkulu, daerah ini ternyata juga mempunyai banyak penduduk miskin.

Jumlah penduduk miskin yakni 17,65 persen atau 69.110 jiwa.

Sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan, tidak membuat banyak peluang kerja bagi warganya.

4. Kaur

Terletak di tenggara Bengkulu, daerrah ini mempunyai jumlah penduduk miskin sebesar 22.570 jiwa atau 18,47 persen.

Infrastruktur di Kabypaten Kaur masih tergolong buruk, sehingga potensi hasil dari kelapa sawit tidak bisa berkembang.

Pemerintah setempat sebaiknya memperbaiki masalah ini agar terlepas dari daerah termiskin.

5. Rejang Lebong

Berada di tengah-tengah Provinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong mempunyai penduduk miskin sebesar 41.470 jiwa atau 15,85 persen.

Di Pulau Sumatera, Rejang Lebong dikenal sebagai penghasil kopi dan cokelat yang berkualitas.

Namun kurangnya infrastruktur membuat harga produk domestik tersebut belum bisa mendongkrak ekonomi warganya.

Itulah beberapa daerah termiskin di Bengkulu yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat.***

Rekomendasi