

inNalar.com – Sudah banyak diketahui jika bandara merupakan tempat yang dijadikan tempat pemberangkatan dan pemberhentian pesawat.
Jawa Timur memiliki banyak bandara yang dibangun megah dan beberapa di antaranya telah melayani penerbangan internasional.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah rangkuman bandara termegah dan termewah yang ada di Jawa Timur:
5. Bandara Harun Thohir
Bandar Udara Bawean atau Bandar Udara Harun Thohir adalah bandar udara yang berlokasi di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Nama bandara ini diambil dari nama Kopral Dua KKO (Anumerta) Harun Said bin Muhammad Ali atau Harun Thohir, dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, pada tanggal 30 Januari 2016.
Bandara ini melayani penerbangan dari dan ke Bawean. Penerbangan pertama yang tersedia adalah Bawean – Surabaya dengan maskapai Airfast Indonesia.
Baca Juga: Bak Makanan Sultan! Soto Khas Lamongan Ini Dipatok Harga Selangit Oleh Restoran Luar Negeri
Pada bulan April 2019, penerbangan dibuka kembali oleh maskapai penerbangan Susi Air yang menyediakan rute dari Surabaya dan Sumenep ke Pulau Bawean.
4. Bandara Abdul Rachman Saleh
Bandara Abdul Rachman Saleh adalah bandara internasional yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia, dan dinamakan sesuai dengan nama pahlawan nasional, Abdul Rachman Saleh.
Dibangun pada tahun 1939, bandara ini digunakan sebagai pangkalan udara militer yang bernama Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh oleh Belanda.
Baca Juga: Bendungan Jatigede di Jawa Barat ini Memiliki Kapasitas Air 3,3 Miliar m3, Ada di Kabupaten Mana?
Setelah kemerdekaan Indonesia, bandara ini diambil alih oleh pemerintah dan diresmikan sebagai bandara sipil pada tahun 1948.
Seiring dengan perkembangan penerbangan dan peningkatan permintaan dari wisatawan, Bandara Abdul Rachman Saleh terus mengalami pengembangan dan perluasan.
Pada tahun 2011, bandara ini ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional dan mulai melayani penerbangan internasional menuju Singapura.
3. Bandara Internasional Banyuwangi
Bandar Udara Internasional Banyuwangi atau dulunya dikenal dengan Bandara Blimbingsari merupakan bandara hijau pertama di Indonesia yang dibuka pada 29 Desember 2010.
Pembangunan bandara ini sempat mengalami kendala pembebasan lahan dan masalah korupsi. Awalnya bandara ini memiliki landasan pacu 900 meter, sekarang menjadi 2.250 meter untuk mengakomodasi pesawat yang lebih besar.
Bandara ini telah melayani penerbangan komersial dari maskapai Sky Aviation dan Garuda Indonesia, termasuk rute internasional ke Kuala Lumpur, Malaysia.
2. Bandara Internasional Dhoho
Dijuluki sebagai kota terkaya di Indonesia, Bandara Internasional Dhoho yang berlokasi di Kediri ini merupakan satu-satunya bandara yang dibangun oleh swasta.
Diketahui, biaya yang dihabiskan untuk pembuatan bandara ini sendiri mencapai 10 trilliun Rupiah.
Tujuan pembuatan bandara ini sendiri adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian Jawa Timur bagian selatan.
Bandara ini juga direncanakan dibuka pada akhir tahun 2023 dan ditargetkan menjadi tempat keberangkatan jamaah haji ke tanah suci.
1. Bandara Internasional Juanda
Bandara Juanda adalah bandar udara internasional yang terletak di Kota Sidoarjo dan menjadi bandara terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia. Nama “Juanda” sendiri diambil dari nama Pangeran Juanda, pahlawan nasional Indonesia.
Dengan landas pacu utama sepanjang 3.000 meter, bandara ini mampu menangani pesawat berukuran besar, termasuk penerbangan domestik dan beberapa rute internasional, seperti ke Singapura dan Malaysia.
Bandara Juanda memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penumpang, seperti terminal modern, layanan transportasi, pusat perbelanjaan, dan hotel di sekitar area bandara.
Dengan lokasi yang strategis, bandara ini menjadi salah satu gerbang utama untuk eksplorasi dan wisata di Jawa Timur. ***