5 Alasan Lamaran Kerja Sering Ditolak Perusahaan Impian, Segera Evaluasi dan Ketahui Penyebab Utamanya

inNalar.com – Berbagai lowongan kerja dapat kita jumpai dengan mudah melalui media sosial, informasi yang diunggah juga sudah meliputi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan, job desc yang akan dikerjakan, bahkan salary yang ditawarkan.

Namun kenapa dari sekian banyak lowongan kerja dari perusahaan yang ada, semuanya ditolak alias tidak membuahkan hasil?

Hal tersebut mungkin disebabkan karena tidak sesuainya kualifikasi yang diinginkan oleh perusahaan dengan kualifikasi yang dimiliki pelamar pelamar kerja.

Baca Juga: Cek Fakta: Amanda Manopo dan Arya Saloka Menangkan Hak Asuh Anak Atas Putri Anne

Ada berbagai macam alasan lamaran kerja seseorang akhirnya ditolak perusahaan, berikut alasannya.

1. Kualifikasi tidak sesuai

Kualifikasi merupakan salah satu hal yang selalu ditampilkan perusahaan ketika mencari kandidat pekerja.

Namun saat ini banyak pencari kerja yang mengajukan lamaran tanpa menyesuaikan kualifikasinya dengan apa yang dibutuhkan perusahaan.

Contoh yang sering terjadi perusahaan membutuhkan kandidat dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun, namun pada CV kandidat tertera pengalaman 1 tahun. Hal ini sudah tidak sesuai.

Baca Juga: PSG Sukses Menikung Chelsea dalam Perebutan Manuel Ugarte, Beda Penawaran Jadi Kunci Sukses Raksasa Prancis

Untuk menyesuaikan kualifikasi, cobalah mencari lowongan pekerjaan yang memang sesuai dengan apa yang anda miliki sehingga kemungkinan lolos akan lebih tinggi.

2. CV/Resume tidak spesifik

CV/Resume merupakan hal yang wajib dimiliki ketika akan melamar kerja, karena dengan CV/Resume inilah perusahaan dapat mengetahui kualifikasi dan kemampuan yang dimiliki pelamar kerja.

Permasalahan yang sering terjadi ialah tidak dijelaskannya pengalaman yang dimiliki secara detail.

Akan lebih baik apabila ditambahkan poin-poin pencapaian di organisasi/magang/tempat kerja terdahulu. Hal tersebut akan menjadi poin plus pelamar kerja.

Baca Juga: Deretan Jenis Olahraga Simpel Tapi Auto Bakar Lemak Menurut dr Zaidul Akbar, Cocok Buat Kaum Diet!

3. Interview yang dilakukan tidak optimal

Sebelum melakukan interview dengan perusahaan, pastikanlah untuk mencari informasi mengenai perusahaan tersebut dan posisi yang dilamar.

Selain itu, pelamar kerja juga dapat mencari informasi orang yang akan mewawancarainya dengan membuka akun media sosialnya seperti LinkedIn pewawancara.

Baca Juga: Golkar Incar 20 Persen Kursi DPR di Pemilu 2024, Begini Target Khusus dari Airlangga Hartarto

4. Gaji yang diminta sangat tinggi

Negosiasi gaji merupakan hal yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Mengajukan jumlah gaji yang tinggi bukanlah hal yang salah.

Namun sesuaikanlah dengan kualifikasi yang dimiliki dan situasi yang ada. Misalkan perusahaan bertanya kepada pelamar kerja terkait gaji yang diinginkan, cobalah tips ini.

Contoh gaji yang diinginkan adalah 3 juta/bulan. Maka sampaikanlah kepada perusahaan bahwa gaji yang diinginkan adalah 3 hingga 5 juta.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Pujian! Dua Sosok Seperti Ini Kata Ustadz Khalid Basalamah Bisa Dapat Murka Allah

5. Terdapat kandidat lain yang lebih unggul

Di luar sana banyak sekali pencari kerja yang memiliki kualifikasi berbeda-beda, terkadang kualifikasi kandidat A sudah bagus dan sesuai dengan yang diinginkan perusahaan tapi tidak lolos.

Ternyata hal tersebut dapat disebabkan oleh adanya kandidat lain yang dirasa lebih cocok oleh perusahaan.

Jadi jangan berkecil hati apabila lamaranmu ditolak, bukan karena kamu tidak sesuai namun ada yang lebih sesuai.

Baca Juga: Eks Suami Dewi Persik, Angga Wijaya Akan Menikahi Anna dalam Waktu Dekat

Untuk meningkatkan peluang diterima kerja di kesempatan selanjutnya, pelamar kerja dapat melakukan evaluasi terhadap CV/Resume serta terhadap dirinya masing-masing.

Hal tersebut akan sangat membantu untuk memperbaiki apa yang kurang sehingga kedepannya menjadi lebih baik. *** (Rohma Roifatunnisa’)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]