

inNalar.com – Gunung Ciremai merupakan salah satu kawasan hutan lindung yang memiliki beragam flora dan fauna.
Gunung Ciremai termasuk kedalam dua wilayah diantaranya Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.
Tetapi peristiwa buruk pernah terjadi di Gunung Ciremai, yaitu kebakaran. Kebakaran ini sudah terjadi empat kali dalam tahun yang berbeda.
Kebaikan yang keempat terjadi kemarin tepatnya hari Jumat, 25 Agustus 2023 dengan melanda titik lokasi diantaranya seperti Bukit seribu Bintang, Batu Luhur, dan Karang Dinding.
Kebakaran masih awet hingga pada hari Minggu, 27 Agustus 2023 yang ada di lima titik lokasi Gunung Ciremai.
Alasan kenapa api masih menyala hingga dua hari karena pemadam api dilakukan dengan cara manual, melihat lokasi Gunung Ciremai yang sangat terjang melewati bukit dan bebatuan.
Perluasan kebakaran api juga disebabkan dengan angin yang sangat kencang dan banyaknya ilalang ilalang yang merupakan material mudah terbakar.
Luas area yang hangus terbakar oleh kebakaran Gunung Ciremai sekitar 50 hektar lebih.
Kebakaran Gunung Ciremai juga pernah terjadi pada tahun 2019 dan 2020 dengan luas area ratusan hektar yang terbakar hangus.
Pada tahun 2019 kebakaran Gunung Ciremai menghanguskan luas area sekitar 300 hektar dengan banyaknya pendaki yang dievakuasi.
Total pendaki yang berhasil di evakuasi sekitar 69 orang dan jalur pendakian pun ditutup langsung pada saat itu yang berjumlah empat jalur.
Baca Juga: Tinggi Mencapai 2.853 Mdpl, Gunung Merapi di Bengkulu Menjadi Jalur Terekstrim Bagi Pendaki
Empat jalur pendakian yang ditutup saat itu diantaranya Jalur Palutungan, Jalur Apuy, Jalur Majalengka, dan Jalur Linggasana.
Kebakaran Gunung Ciremai pada tahun 2019 melibatkan sekitar 219 personil untuk bisa memadamkan api tersebut.
Pada tahun 2022 Kebakaran juga terjadi lagi di Gunung Ciremai hingga dua kali pada bulan September.
Kebakaran pertama yang terjadi pada 1 September 2022 titik utama kebakaran adalah di blok Pejaten dan kebakaran kedua terjadi pada 25 September 2022 titik utama kebakaran adalah di blok cileutik.
Total luas area yang hangus terbakar pada bulan September 2022 mencapai 138,34 hektar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi