4 Jenis Jamur yang Bisa Dimakan, Cocok untuk Diolah Jadi Hidangan yang Lezat dan Bergizi


inNalar.com – 
Ada beberapa jenis jamur yang bisa dimakan dan banyak diolah untuk berbagai menu yang enak dan sehat.

Jenis jamur yang tumbuh di dunia ini tentu sangat banyak, dari sekian banyak jenisnya, ada beberapa jamur yang bisa dimakan ada pula yang tidak karena mengandung racun. 

Bahkan, beberapa jamur yang bisa dimakan juga memiliki khasiat yang bagus bagi kesehatan tubuh manusia. 

Baca Juga: Raul Lemos Diduga Diam-diam Kecipratan Uang Korupsi Kemenhan RI

Apa saja jenis jamur yang bisa dimakan? Berikut adalah 4 di antaranya dilansir inNalar.com dari akun YouTube Focal Point.

 1. Jamur Tiram

Oyster mushroom atau jamur tiram adalah salah satu jenis jamur yang bisa dimakan. Jamur ini mudah ditemukan dan dijual di pasaran. 

Baca Juga: Penting! Simak Fakta dan Mitos Terbaru 2022 Mengenai Pengisian Baterai Ponsel di Sini

Bentuknya putih, lebar dan tumbuh bergerombol seperti payung. Sekilas, bentuk jamur ini menyerupai cangkang tiram.

Jenis jamur ini bisa tumbuh sepanjang tahun di alam bebas pada daerah hutan pegunungan dan wilayah yang sejuk. 

Biasanya, jamur ini akan tumbuh bertumpuk di batang kayu atau batang pohon yang sudah lapuk. Karena jamur tiram termasuk salah satu jenis jamur kayu. 

Baca Juga: Mau Membeli Kondisioner? Ketahui Dulu Kebutuhan Rambut Kamu di Penjelasan Penting Berikut Ini

Jamur tiram mengandung protein, air, karbohidrat, zat besi serta berbagai vitamin seperti vitamin B1, B2 dan vitamin C.

2. Jamur Kancing

Berbentuk bulat seperti kancing dengan warna putih bersih, krem atau coklat muda. Jamur kancing dapat dengan mudah ditemui di supermarket. 

Baca Juga: Aliando Syarief Keliling Pulau Ini Sendirian Guna Lepas Penyakit OCD yang Sempat Diderita

Jamur kancing mempunyai aroma khas yang unik. Rasa daging ini juga tak kalah unik. Ada yang mengatakan rasa dagingnya manis, ada pula yang mengatakan rasanya mirip daging. 

Jamur kancing dipanen saat diameternya berukuran 2 sampai 4 cm. Tubuh buah dewasa dari jamur ini membentuk payung yang sudah mekar dengan diameter mencapai 20 cm.

Jamur kancing rendah kalori, bebas lemak, bebas sodium serta kaya vitamin dan mineral. Khususnya vitamin B dan potasium. 

Baca Juga: Ini Dia Cara Download Video YouTube MP3 dengan Cepat, Gratis, dan Mudah untuk Diakses

3. Jamur Merang

Straw mushroom atau jamur merang mempunyai bentuk bulat telur. Kendati demikian, bentuk dari jamur ini tidak akan mudah berubah saat dimasak.

Rasa jamur ini juga enak dan gurih. Jamur merang menjadi salah satu spesies jamur yang banyak dibudidayakan di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Awal Mula Aliando Syarief Terkena Penyakit OCD, Ternyata Seperti Ini Kronologinya Sebenarnya

Jamur merang dikenal sebagai warm mushroom, yaitu jenis jamur yang bisa tumbuh pada wilayah dengan suhu yang relatif tinggi sekitar 30 sampai 38 derajat Celcius. 

Kandungan protein pada jamur ini cukup tinggi. Dalam 100 gram jamur segar, terkandung sekitar 3,2 gram protein. 

Jumlah protein di dalam jamur ini akan meningkat hingga mencapai 16 gram jika jamur sudah dalam kondisi kering. Selain itu, jamur merang juga memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi.

Baca Juga: Teddy Pardiyana Resmi Jadi Tersangka Penggelapan Aset Atas Laporan Rizky Febian

4. Jamur Kuping

Wood ears atau jamur kuping adalah jamur yang memiliki bentuk melebar menyerupai kuping atau daun telinga manusia. 

Dalam keadaan segar, jamur ini tubuh buahnya kenyal. Namun saat kering, tubuh buah jamur kuping akan keras seperti tulang. 

Baca Juga: Aliando Syarief Ungkap Fakta Mengerikan Dibalik Penyakitnya Hingga Kejadian Kriminal yang Dialami

Jamur kuping bisa hidup di mana saja, baik dalam kawasan hutan, pantai, ataupun daerah pegunungan tinggi.

Kandungan nutrisi jamur kuping terdiri dari kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat, abu dan nilai energi sebesar 351 kal. ***

Rekomendasi