

inNalar.com – Sejarah pembangunan bandara di Kalimantan Selatan ini ternyata pernah mengalami kisah yang begitu kelam.
Bandara yang dibangun di atas lahan 257 hektare di Kalimantan Selatan ini dulunya pembangunannya dirintis oleh tentara Jepang saat menjajah Indonesia.
Jepang membangun bandara di Kalimantan Selatan ini tepat pada tahun 1944.
Baca Juga: 17 Km dari Pontianak, Bandara Seluas 528 Ha di Kalbar Dipermak dengan Fasilitas Kelas Internasional
Yang mana letak dari bandara ini sendiri berada di sebelah utara Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kilometer 25, Kecamatan Ulin, Banjarbaru.
Lokasi bandara sendiri berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Banjarmasin.
Namun pada saat masa-masa berakhirnya pendudukan Jepang di Indonesia, bandara di Kalimantan Selatan ini dihancur luluh lantakan oleh tentara Belanda.
Baca Juga: 13 Jam dari Samarinda, Salah Satu Danau Terindah Sedunia Ada di Kaltim! Airnya Mengkilap Bak Cermin
Dari situlah, akhirnya Belanda membangun kembali bandara di Kalimantan Selatan ini dengan landasan udara yang fondasinya lebih tebal dari sebelumnya.
Lebih lanjutnya, setelah Indonesia merdeka bandara di Kalimantan Selatan ini kemudian dikelola Pemerintah Daerah dan TNI AU.
Dulunya bandara di Kalimantan Timur ini bernama Lapangan Terbang Ulin.
Yang mana, peranan dari Lapangan Terbang Ulin di Kalimantan Selatan itu sendiri berfungsi untuk mendukung kegiatan operasi di darat maupun udara.
Beberapa tahun lamanya setelah Lapangan Terbang Ulin beroperasi, namanya akhirnya diganti dengan salah satu nama Pahlawan Nasional.
Yang akhirnya setelah menulai perdebatan yang panjang, bandara di Kalimantan Selatan tersebut dinamai sebagai Bnadara Syamsudin Noor.
Setelah tahun 1975, perkembangan bandara di Kalimantan Selatan tersebut menjadi lebih pesat.
Begitupula dengan fasilitas-fasilitas di bandara tersebut juga bertambah lebih memadai.
Sehingga, bandara di Kalimantan Selatan tersebut ditingkatkan statusnya menjadi Bandara Internasional.
Saat ini diketahui pengelola dari Bandara Syamsudin Noor Kalimantan Selatan adalah PT Angkasa Pura I***