3 Tips Desain Kamar Anak Minimalis, Lebih Menarik dan Nyaman bagi si Buah Hati untuk Bermain ataupun Istirahat


inNalar.com –
Berikut adalah pembahasan tentang 3 tips desain kamar anak minimalis yang lebih menarik dan nyaman bagi si buah hati.

Berbicara tentang tips desain kamar anak minimalis, tentu tujuannya tak lain juga untuk membuat suasananya lebih menarik dan nyaman untuk si buah hati.

Sebagai orang tua, pasti kita mengharapkan yang terbaik untuk anak. Termasuk saat memilihkan atau menyesuaikan tips desain kamar anak minimalis.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 145, Kegiatan Literasi: Laporan Membaca Buku Nonfiksi

Karena kondisi kamar anak minimalis diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih nyaman dan kondusif setelah disesuaikan dengan tips desain yang diterapkan.

Dikutip dari Orami, inilah 3 tips desain kamar anak minimalis yang lebih menarik dan nyaman bagi si buah hati, baik untuk bermain ataupun istirahat.

  1. Buat Area yang Cukup Luas untuk Bermain Anak

Desain kamar anak minimalis yang ideal untuk meminimalkan kekacauan dan tetap memaksimalkan ruang adalah memberikan lebih banyak area lantai untuk anak-anak bermain.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 143 144: Struktur Teks Permainan Komputer, Apakah Mubazir?

Alih-alih mengisi kamar tidur anak-anak dengan mainan dan pajangan warna-warni, mengapa tidak memberikan ruang bagi mereka untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan?

Ketika Anda membatasi jumlah mainan anak, maka diharapkan dapat memperluas imajinasi mereka.

Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian ilmiah oleh Strick dan Schubert dalam eksperimen yang mereka lakukan untuk mempelajari bagaimana anak-anak TK akan merespons ketika mainan dihilangkan.

Baca Juga: Viral Ada Benjolan di Leher Jisoo BLACKPINK, YG Entertainment Buka Suara: Begini Kondisi Kesehatan Terbarunya

Studi ini menemukan, ketika ada kekurangan sumber daya, anak-anak lebih cenderung menggunakan imajinasi mereka untuk menemukan bentuk hiburan baru.

Para peserta akhirnya membuat permainan mereka sendiri dan menggunakan sumber daya yang tersedia di sekitar mereka untuk bersenang-senang.

Biasakan untuk tidak menghujani anak dengan ragam mainan.

Biarkan mereka menemukan bahwa karunia imajinasi menawarkan petualangan yang lebih menarik daripada yang dapat diberikan oleh boneka atau mobil mainan mana pun.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini, Chelsea vs Arsenal Bakal Jadi Pertarungan Sengit

  1. Pilih Warna yang Digemari si Kecil

Saat mendesain kamar tidur anak minimalis, perhatikan warna-warna yang digunakan.

Pilih palet warna monokromatik yang sesuai dengan selera orang tua dan anak-anak.

Tambahkan warna lain jika menurut Anda desain monokromatik dirasa kurang. Namun, tetapkan batasan jumlah warna yang akan digunakan pada kamar tidur anak.

Dengan demikian, kamar anak akan terlihat lebih rapi, bersih, dan luas.

Baca Juga: Link Streaming My Hero Academia Season 6 episode 6 Sub Indo: Tonton Aksi Midoriya Izuku dan Hero Lainnya

Alasan lain orang tua harus fokus pada warna saat mendesain ulang kamar tidur anak adalah karena warna tersebut membantu meningkatkan rutinitas tidur anak.

Dilansir dari Travelodge, warna biru adalah warna yang paling merangsang tidur untuk kamar tidur. Ini memperlambat detak jantung dan mengurangi tekanan darah.

Akibatnya, orang yang tidur di kamar berwarna biru biasanya dapat tidur selama 8 jam setiap harinya.

Pada urutan kedua dan ketiga yang dapat membuat tidur lebih nyenyak adalah warna kuning dan hijau.

Warna yang harus dihindari adalah ungu, cokelat, dan abu-abu. Ungu dapat merangsang pikiran, jadi sama sekali tidak ideal untuk digunakan di kamar tidur.

Baca Juga: Link Streaming Drakor Blind Episode 15 Sub Indo dan Spoiler: Akan Tamat, Ternyata Ini Kebenaran dari Sung Hoon

  1. Pilih Furnitur yang Tahan Lama

Ketika memilih furnitur kamar anak, jangan tergiur dengan harga murah.

Jika Anda memiliki anggaran terbatas, jangan memaksakan diri hanya untuk menghemat anggaran.

Lebih baik, Anda bersabar dan mengumpulkan uang sedikit lebih banyak untuk membeli barang-barang berkualitas tinggi.

Karena biasanya akan lebih awet dan nyaman digunakan anak hingga ia berusia remaja bahkan dewasa.

Baca Juga: Siapa Itu Denji Chainsaw Man? Ini Profil Menarik Manusia Gergaji dan Fakta di Balik Kekuatan Pochita

***

Rekomendasi