

inNalar.com – Ustadz Abdul Somad mengajak para hadirin ceramahnya untuk bisa memeriksa sejauh mana tanda-tanda keikhlasan dalam dirinya yang telah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-harinya.
Berikut beberapa tanda keikhlasan dalam diri yang bisa kita renungkan masing-masing berdasarkan penjelasan dari Ustadz Abdul Somad.
Diketahui tanda pertama jika kita merasakan keikhlasan menurut pemaparan Ustadz Abdul Somad, adalah saat kita tidak lagi terlalu berpikir pada status sosial atau pun ekonomi orang lain.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia vs Palestina di FIFA Matchday, Bakal Jadi Lawan Berat Garuda?
Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang ikhlas itu akan cenderung berusaha tetap konsisten dalam beribadah dan bersikap sama rata terhadap siapa pun tanpa memandang status sosial atau ekonominya.
Lebih lanjut, Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa kita akan lebih fokus pada kekhusyukan dalam ibadah, dan memandang bahwa kita semua memiliki doa, persahabatan, dan dzikir yang sama.
Menurutnya, ketika kita tetap rajin beribadah saat kita merasa sedih mau pun senang, saat kalah mau pun menang, dan di masa banyak kemudahan mau pun di masa banyak kesusahan.
Ustadz Abdul Somad memandang bahwa orang yang ikhlas itu tidak akan pernah berubah sikapnya tatkala ia atau pun temannya mengalami perubahan kondisi.
Orang yang ikhlas itu, menurutnya, akan tetap ramah dan tersenyum ketika mendengar kabar baik dari saudara atau temannya, tidak ada rasa iri di dalam dirinya terhadap orang lain.
Inti dari tanda ikhlas yang pertama, menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad, adalah ketika tidak ada bedanya ketika kita melihat seseorang dalam kondisi yang susah mau pun senang, baik dia punya jabatan ataukah tidak, maka orang yang ikhlas itu ketika kita tetap baik padanya bagaimana pun kondisinya.
Baca Juga: Cek Fakta: Eks Pemeran Utama Sinetron Ikatan Cinta Ditangkap Polisi, Amanda Manopo atau Arya Saloka?
Begitu pula saat kita menghadiri jamaah, dikatakan ikhlas, yaitu ketika kita tetap semangat menuntut ilmu baik lokasi ceramahnya sejuk mau pun panas.
Tanda kita merasa ikhlas yang kedua, menurut Ustadz Abdul Somad ialah ketika sikap kita tidak ada bedanya saat berada di depan, ditengok, dan diperhatikan orang lain dengan saat kita ditinggal sendirian oleh orang lain.
Contoh kita ikhlas itu ketika kekhusyukannya tidak ada beda di mana pun kita berada, “Sholat sendiri di rumah dengan sholat tahiyatul masjid di masjid,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Hukum Anak Autis dalam Beribadah Menurut Ustadz Abdul Somad, Ada Hadiah Besar Menanti Orang Tuanya
Tanda kita merasa ikhlas yang ketiga, menurutnya, saat kita memberi sesuatu kepada orang lain baik dalam kondisi kita ingin memberi atau pun sedang tidak ingin memberi.
Orang yang ikhlas cenderung akan menghindar ketika dirinya dipuji oleh orang lain.
Pasalnya ia mengetahui bahwa pujian dan sanjungan bisa mengikis tingkat keikhlasan seseorang.
Demikian penjelasan Ustadz Abdul Somad mengenai tanda-tanda keikhlasan dengan harapan kita semua mulai bisa melatihnya dalam diri kita masing-masing.
Adapun Ustadz Abdul Somad menggarisbawahi bahwa rasa ikhlas itu hanya diri kita dan Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahuinya, bukan orang lain.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi