

inNalar.com – Ustadz Hilman Fauzi membagikan kiat mudah dalam salah satu ceramahnya supaya umat muslim mampu meraih malam istimewa di bulan Ramadhan, yaitu lailatul qadar.
Sebelum masuk ke dalam pembahasan kiat mudah mendapatkan lailatul qadar, Ustadz Hilman Fauzi mengajak umat muslim untuk ikut menyimak hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul dengan penuh iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Berdasarkan penjelasan dari Ustadz Hilman Fauzi, terdapat beberapa petunjuk tersirat dalam hadits di atas yang dapat membantu umat muslim dalam memperoleh lailatul qadar dengan lebih mudah.
Ustadz Hilman Fauzi mengungkapkan bahwa ada dua kiat mudah yang dapat dipraktekkan langsung oleh umat muslim untuk mencapai lailatul qadar tersebut.
Ustadz Hilman Fauzi menyarankan umat muslim untuk mencari amalan istimewa di setiap malam Ramadhan dan memfokuskan diri mereka pada amalan tersebut.
Menurut Ustadz Hilman, kiat ini memudahkan umat muslim untuk membiasakan diri dengan hal-hal khusus, daripada harus melakukan banyak hal dalam satu waktu.
Pasalnya, amalan spesial yang dipilih oleh umat muslim nantinya pun akan menjadi bagian dari penilaian Allah.
Apakah seorang muslim mampu istiqamah hingga akhir Ramadhan, bahkan berlanjut meski bulan tersebut berakhir, ataukah justru seorang muslim akan kehabisan energi semangatnya sebelum sepuluh hari terakhir Ramadhan tiba.
Selanjutnya, Ustadz Hilman memberi penjelasan mengenai amalan istimewa yang dimaksudkan.
Ustadz Hilman Fauzi menerangkan bahwa Allah sangat senang di saat hamba-nya mau memperbanyak waktu berdua dengan-nya.
Berikutnya, Ustadz Fauzi Hilman memberikan satu contoh amalan utama seperti melaksanakan shalat. Menurutnya, ibadah tersebut adalah amalan yang paling penting di mata Allah sekaligus paling mudah untuk dilakukan oleh setiap muslim.
Hal itu sebagaimana yang dijelaskan oleh Ustadz Hilman pada penjelasan awal mengenai hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
Lalu, kiat kedua yang dibagikan sang da’i milenial itu adalah banyak berinteraksi dengan al quran. Contohnya seperti melakukan tilawah, tadabbur, ataupun menghapalnya.
Kiat terakhir dari Ustadz Fauzi adalah memperbanyak baca doa ketika seorang muslim bertemu dengan malam-malam ganjil.
Adapun bunyi doanya sebagai berikut,
اللًّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya, “Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.”
Mudah-mudahan dengan tiga kiat di atas, seorang muslim semakin bersemangat untuk meraih keistimewaan lailatul qadar dan mendapatkan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala.***
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari inNalar.com. Caranya klik >> Google News inNalar.com