

inNalar.com – Kantong plastik menjadi salah satu sumber sampah plastik yang paling banyak ditemukan di seluruh dunia.
Penggunaan kantong plastik sekali pakai secara luas telah menyebabkan peningkatan jumlah sampah plastik yang signifikan.
Prihatin akan kondisi lingkungan, banyak pihak mulai mengangkat isu ini dan memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia.
Baca Juga: Transformasi Ida Dayak yang Kini Glow Up, Disebut Bak Artis Korea
Sejarah untuk Hari Bebas Kantong Plastik ini sendiri dimulai pada tahun 1933, ketika plastik polietilen mulai diproduksi oleh sebuah pabrik di Northwich, Inggris.
Karena sangat praktis, kantong plastik pun menjadi favorit dalam industri pada kala itu.
Setelah populer di pasar Eropa pada tahun 1965 dan meluas ke Amerika Serikat pada tahun 1979, keberadaan sampah plastik ditemukan di lautan pada tahun 1997 oleh Charles Moore, seorang pelaut dan peneliti.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak di Chelsea Tak Jelas, N’Golo Kante Siap Terima Tawaran Fantastis dari Klub Arab
Keberadaan sampah plastik ini sangat mengancam kehidupan makhluk laut, bahkan dapat membunuh penyu.
Sehingga, keberadaan kantong plastik menjadi dilarang di berbagai negara demi keamanan bersama.
Bangladesh menjadi negara pertama yang melarang penggunaan kantong plastik tipis pada tahun 2002 setelah terjadi penyumbatan saluran drainase selama banjir.
Baca Juga: Viral di TikTok: Seorang Anak Meminta Transfer 5 Ribu Rupiah Untuk Mengambil Uang di ATM
Sejak itu, banyak negara seperti Rwanda, Afrika Selatan, Australia, Italia, dan Cina mengikuti aturan pelarangan penggunaan sampah plastik.
Pada tahun 2008, sekelompok organisasi lingkungan dan aktivis meluncurkan kampanye “Bag It” di Amerika Serikat, yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan kembali kantong dan mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai.
Kampanye ini pun mendapatkan momentum dan menginspirasi gerakan serupa di belahan dunia lainnya.
Akhirnya, Hari Bebas Kantong Plastik pertama kali dirayakan pada tanggal 3 Juli 2009.
Pemilihan hari ini diorganisir sebagai upaya kolektif untuk mengatasi masalah polusi kantong plastik yang semakin meningkat.
Selain itu juga berfungsi sebagai pengingat bagi orang-orang untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dari kantong plastik.
Sejak didirikan, Hari Bebas Kantong Plastik telah berkembang menjadi gerakan global yang berpartisipasi dalam kegiatan seperti kampanye kesadaran, pembersihan pantai, dan inisiatif bebas kantong plastik.
Untuk memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia, kita bisa mengurangi pemakaian kantong plastik dengan membawa tas belanjaan sendiri sebagai pengganti kantong plastik.
Kita juga bisa menghindari membeli makanan dan minuman yang memakai kemasan plastik, serta mendaur ulang kantong plastik.***(Ajeng Marcelliani)