

inNalar.com – Di Indonesia pasar apung bukanlah hal yang asing lagi yang mana telah tersebar di beberapa daerah dan salah satunya berada di Kalimantan Selatan.
Pasar Apung di Kalimantan Selatan ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Lok Baintan.
Lokasinya berada di Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Berada di atas sungai Martapura, keberadaaan pasar ini menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat setempat.
Dilansir inNalar.com dari Pemkab Banjar, banyak hasil bumi dan hasil perkebunan warga yang dijual di pasar ini.
Sebagian warga Desa Lok Baintan dan desa lainnya, juga menggantungkan pendapatan mereka pada Pasar Terapung Lok Baintan.
Para pedagang dan pembeli bertansaksi sama-sama menggunakan perahu yang biasa disebut dengan Jukung.
Sebenarnya keberadaannya telah ada sejak zaman dahili dan kini menjadi icon wisata di Kabupaten Banjar.
Barang-barang yang dijual pun harganya sangat terjangkau karena langsung dari petani dan sangat segar.
Baca Juga: Cegah Konflik dan Sengketa Lahan, Jokowi Sukses Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Wakaf di Jawa Timur
Setiap harinya, para pedagang akan memanen sayuran atau hasil bumi dalam jumlah yang mereka perlukan untuk mereka jual.
Uniknya, para pedagang wanita yang menjual di atas perahu selalu memakai bedak dingin di wajah.
Tak heran bila wajah dari wanita-wanita menempel warna-warna putih karena efek bedak dingin tersebut.
Selain itu, sistem perdagangan di pasar ini masih sangat tradisional karena berlaku sistem barter.
Jadi, bisa membeli sebuah atau beberapa barang dengan menukarkan barang yang nilainya setara.
Namun, ada pula pedangan pasar terapung Lok Baintan yang juga menerima transaksi tunai. ***