3 Bandara Termegah di Jawa Timur, Salah Satunya Dibangun Seorang Miliarder, Bisa Tebak?

inNalar.com – Jawa Timur mempunyai beberapa bandara termegah dan sudah berstandar internasional.

Sederer bandara termegah yang ada di Jawa Timur ini berlokasi di beberapa daerah.

Hal itu bertujuan untuk menunjang kebutuhan masyarakat di Jawa Timur, sehingga disediakan beberapa bandara termegah.

Baca Juga: Keren! Jembatan Terpanjang di Sumatera Ini Jadi Ikon Kota Jambi, saat Malam Jadi Glow In The Dark

Terutama di era pemerintahan Presiden Jokowi, banyak sekali bandara termegah di Indonesia. Tak terkecuali di Jawa Timur juga.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 3 bandara termegah di Jawa Timur yang sudah berstandar internasional.

3. Bandara Internasional Banyuwangi

Berada di ujung timur Provinsi Jawa Timur, bukan berarti Banyuwangi tidak mempunyai bandara termegah.

Baca Juga: Embun Upas Siap Bikin Lumajang Jawa Timur Bersalju di Bulan Agustus? Begini Persiapan yang Bisa Dilakukan

Di Kabupaten yang berdekatan dengan Bali itu, juga terdapat bandara termegah yang sudah ada sejak 2010.

Semula Bandara Internasional Banyuwangi sempat mengalami kendala pembangunan karena masalah korupsi proyek.

Namun pada akhirnya bisa selesai dibangun dan sekarang mempunyai panjang landasan pacu hingga 2.250 meter.

Baca Juga: Jembatan di Bali Ini Memiliki Tinggi 71 Meter, Jadi yang Tertinggi se-Asia Tenggara, Berani Melintasinya?

Sehingga tak heran banyak pesawat-pesawat besar yang singgah di Bandara Internasional Banyuwangi untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.

Bandara Internasional Banyuwangi juga melayani rute Banyuwangi Malaysia dengan maskapai Garuda Indonesia.

2. Bandara Internasional Dhoho

Bandara Internasional Dhoho terletak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dibandingkan dengan bandara-bandara lain di Indonesia, Bandara Internasional Dhoho dibangun oleh pihak swasta.

Bandara Internasional Dhoho dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk untuk menunjang kebutuhan logistik dan percepatan ekonomi di Jawa Timur bagian selatan.

Biaya yang dikeluarkan PT Gudang Garam Tbk untuk membangun bandara yakni mencapai Rp 10 triliun.

Bandara Internasional Dhoho direncanakan bisa digunakan pada akhir 2023 dan menjadi tempat keberangkatan jamaah haji tahun depan.

1. Bandara Internasional Juanda

Bandara Internasional Juanda menjadi satu-satunya bandara tersibuk kedua setelah Bandara Soekarno Hatta di Jakarta.

Bandara Internasional Juanda berada di Sidoarjo dan berdekatan dengan Kota Surabaya, Jawa Timur.

Panjang landasan pacu Bandara Internasional Juanda yakni mencapai 3.000 meter.

Bandara internasional ini mampu melayani penerbangan domestik mauppun rute internasional ke Malaysia dan Singapura.

Bandara ini mempunyai fasilitas yang lengkap, seperti terminal yang luas, layanan transportasi, pusat perbelanjaan, hotel, dan sebagainya.

Maka tak heran jika Bandara Internasional Juanda menjadi yang tersibuk kedua di Indonesia.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]