29 Tahun Gunung Dibabat, Daerah Pelosok Banyuwangi, Jawa Timur Ini Punya Bukit Emas yang Cadangkan 1,41 Miliar Ton Emas

inNalar.com – Sebuah catatan perjalanan panjang dari sebuah daerah yang ada di pedalaman perbukitan yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur.

Daerah terpencil di Banyuwangi ini sempat menjadi sorotan publik gegara ekplorasi pertambangan emas yang tiada henti dilakukan sejak 1995 silam.

Tepatnya 29 tahun silam, sebuah perusahaan bernama PT Hakman Metalindo mengawali eksplorasi mineral logam mulia di daerah tersebut.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu! Mineral Rare Earth Indonesia Ternyata Jadi Rebutan Dunia, Di Sini Bocoran Lokasinya

Perusahaan tersebut mulai membabat lahan kawasan bukit emas setelah mendapatkan izin pertambangan dari Pemerintah Daerah Banyuwangi, Jawa Timur.

Tidak hanya di Banyuwangi, perusahaan tambang emas ini mendapatkan izin kontrak karya di Jember, Jawa Timur.

Oleh karena itu, total lahan eksplorasi yang berhasil diraihnya pun mencapai 62.586 hektare.

Singkat kisah, lahan perbukitan tersebut berlanjut dilakukan eksplorasi oleh perusahaan PT Indo Multi Niaga dengan luas Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 11.621,45 hektare.

Tidak berhenti di situ, gunung yang dipenuhi oleh kawasan pepohonan jati ini berlanjut dieksplorasi kekayaan mineralnya oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Ekplorasi lahan tersebut pun diketahui dilakukan hingga sekarang, sehingga tidak heran jika tanah pelosok Banyuwangi ini disebut sebagai bukit emas.

Nama daerahnya ialah bukit emas Tumpangpitu, terletak di perbukitan Banyuwangi, Jawa Timur.

Sampai sekarang tanah tersebut dibuka untuk kawasan pertambangan mineral logam mulia hingga mampu menghasilkan 129 ribu ounce pada 2023.

Bahkan, Badan Pusat Geologi ESDM mencatat masih ada simpanan cadangan emas  jumbo yang masih tersimpan di tanah Tumpangpitu, Banyuwangi, Jawa Timur.

Adapun sumber daya yang masih tereka ini mencapai 1.412.000.000 ton atau 1,41 miliar ton.

Berlimpahnya mineral berharga ini diketahui terkandung di dalam tanah Pit C, Banyuwangi, Jawa Timur.

Sementara sumber daya mineral terbukti diperkirakan terdapat 1.500.000 ton, merujuk pada data publikasi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Lebih lanjut, simpanan potensi emas terkira di wilayah tersebut tercatat masih ada 13.766.000 ton.

Kemudian sumber daya mineral yang diketahui berdasarkan tahap eksplorasi umum diperkirakan terdapat 372.100.000 ton.

Hingga kini, area tambang terbuka di Tumpangpitu, Banyuwangi dikelola oleh anak perusahaan Merdeka Copper Gold, yakni PT Bumi Suksesindo.

Pelosok Tumpangpitu di Banyuwangi ini kemudian dikenal masyarakat sebagai bukit emas yang tersembunyi di Jawa Timur.

Adapun sebab disebut wilayah tersebut bernama Tumpangpitu sendiri karena apabila dilihat dari kejauhan, dataran tersebut terlihat seperti bertingkat tujuh.

Sematan ini pula yang membuat perusahaan Merdeka Copper Gold menamai lahan eksplorasinya dengan sebutan Tambang Emas Tujuh Bukit.***

 

Rekomendasi