2024 ASN Naik Gaji, Segini Total yang Akan Diterima PNS Kemenkeu yang Dikelola Sri Mulyani, Besarannya…

InNalar.com – Satu instansi pemerintah yang sering terdengar namanya adalah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dikelola oleh Sri Mulyani.

Selain itu, sebenarnya banyak pula warga Indonesia yang ingin dapat bekerja sebagai ASN di kementerian tersebut.

Pasalnya, gaji dan tunjangan yang akan diterima saat menjadi PNS di kementerian itu cukuplah meyakinkan untuk hidup kedepannya.

Baca Juga: Sajikan Pemandangan Instagramable, Jembatan Kaca Rp15 Miliar di Bromo Ini Kuat Menahan Beban 8.4 Ton, Tidak Takut Pecah?

Seperti yang diketahui, sebagai pekerja abdi negara maka nantinya pegawai tersebut akan mendapat dana penisun di hari tua.

Tentu pendapatan yang diperoleh di hari tua itu menjadi jaminan yang cukup meyakinkan untuk orang-orang hidup di hari tua.

Bahkan selama masih bekerja menjadi ASN aktif pun akan menerima tunjangan yang cukup fantastis.

Baca Juga: Pernah Jatuh di Malang, Pesawat EMB-314 Super Tucano TNI AU yang Jatuh di Pasuruan Dibeli dari Brasil dengan Harga Segini

Karena orang yang bekerja di lingkungan Kemenkeu akan memperoleh tunjangan paling rendah sebesar RP 2.575.000,00.

Sementara angka tertingginya adalah Rp 46.950.000,00.

Sekedar informasi, jumlah tunjangan itu sebenarnya masih kalah dengan apa yang akan diperoleh oleh para pegawai Dirjen Pajak.

Baca Juga: PNS Wajib Tahu, BKN Rilis Kenaikan Pangkat Dengan 6 Tata Cara Baru, Pahami Langkahnya

Sebab tunjangan yang akan diperoleh Dirjen Pajak jumlahnya hampir mencapai Rp 120 juta.

Akan tetapi untuk gaji di kedua instansi pemerintah tersebut, sebenarnya relatif sama.

Sebab besaran gaji ASN sebenarnya telah dirancang pada PP No 15 tahun 2019.

Akan tetapi, setelah disahkan oleh presiden Jokowi Kemarin pada 31 Oktober, maka para pegawai PNS dan PPPK akan mengalami peningkatan gaji.

Kenaikan gaji itu jumlahnya mencapai 8% dan berlaku mulai tahun 2024 kelak.

Berikut besaran gaji yang akan diperoleh ASN di Kemenkeu setelah meningkat 8%:

1. Golongan I:

Golongan I/a: Rp1.685.664 – Rp2.522.664;

Golongan I/b: Rp1.840.860 – Rp2.760.732;

Golongan I/c: Rp1.918.728 – Rp2.783.700;

Golongan I/d: Rp1.999.944 – Rp2.901.420;

2. Golongan II:

Golongan II/a: Rp2.183.967 – Rp3.643.488;

Golongan II/b: Rp2.385.072 – Rp3.797.604;

Golongan II/c: Rp2.845.944 – Rp3.958.200;

Golongan II/d: Rp2.591.236 – Rp4.125.600;

3. Golongan III:

Golongan III/a: Rp2.785.752 – Rp4.575.312;

Golongan III/b: Rp2.903.580 – Rp4.768.848;

Golongan III/c: Rp3.026.484 – Rp4.970.592;

Golongan III/d: Rp3.154.464 – Rp5.180.760;

4. Golongan IV:

Golongan IV/a: Rp3.287.844 – Rp5.400.000;

Golongan IV/b: Rp3.426.948 – Rp5.628.420;

Golongan IV/c: Rp3.571.884 – Rp5.866.452;

Golongan IV/d: Rp3.722.976 – Rp6.114.636;

Golongan IV/e: Rp3.880.548 – Rp6.373.296.IV/e: Rp3.880.548 – Rp6.373.296.

Sekedar informasi, besaran gaji di atas juga akan mengalami perubahan seiring waktu pengabdian PNS bekerja.

Sebab bagi PNS yang setia dan mengabdi pada pekerjaan yang tengah ditekuninya, maka seiring waktu akan mengalami kenaikan pada penghasilannya.***

 

Rekomendasi