2 Jalan di Sulawesi Selatan Terkenal Mistis, yang Terakhir Dijuluki Tanjakan Maut, Yakin Mau Lewat Sini?

InNalar.com – Para wisatwan banyak yang berkunjung ke Sulawesi Selatan untuk mengunjungi destinasi wisata alam yang sudah terkenal hingga mancanegara.

Sebelum melakukan perjalanan yang jauh tentunya para wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi harus mengetahui jalan.

Hal tersebut tentunya berjuan agar tidak kesasar dan salah jalan sehingga membutuhkan waktu yang lama, dari adanya hal tersebut Sulawesi Selatan juga memiliki jalan yang terkenal angker dan juga mistis.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Petani Indonesia Susah Maju dan Sejahtera, padahal Tanahnya Subur. Apa yang Salah?

Berikut ini arus jalan yang terkenal angker dan juga mistis di Sulawesi Selatan agar lebih hati-hati dan para pengendara tetap fokus.

Pertama ada Jeneponto Karamaka, jalan ini berada di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan sering terjadi adanya kecelakaan lalu lintas.

Para pengendara yang melewati jalan Jeneponto Karamaka Sulawesi Selatan ini sering terjadi adanya kejadian aneh yang menimpa para pengendara.

Baca Juga: Unik! Terpancar Air di Tengah Pekarangan Desa di Pelosok Kabupaten Lampung Selatan, Dikira Sungai Ternyata…

Seperti rem blong dan juga mesin kendaraan yang tiba-tiba mati bahkan ada juga yang dilempari dengan batu serta penampakan para makhluk halus yang jail dan suka mengganggu.

Jalan yang terkenal angker di Jeneponto Karamaka Sulawesi Selatan ini memiliki nama tanjakan Karamaka yang sering terjadi gangguan makhluk halus.

Hal tersebut tentunya dapat berbahaya bagi para pengendara, sehingga ketika berada di di tanjakan Karamaka para pengendara harus tetap fokus dan tidak mengantuk.

Baca Juga: Hutan di Lampung Seluas 40 Ha Disulap Jadi Lahan Tambang Emas hingga Simpan Cadangan 669 Ribu Ton, Lokasinya..

Sebelum berpergian harap periksa kembali mesin kendaraan seperti oli, aki dan juga rem serta mesin lainnya agar tidak tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kedua Sumpang Labbu, berada di Kabupaten Bone tempat angker ini merupakan sebuah terowongan tersebut memiliki dinding yang batu cadas.

Terowongan tersebut berada di Jalan Poros Kabupaten Maros menuju Kabupaten Bone yang ada di Sulawesi Selatan.

Pembangunan terowongan jalan tersebut merupakan sebuah bukti sejarah yang dibangun pada zaman belanda dan memiliki kisah yang memilukan.

Pembangunan yang dilakukan zaman Belanda dilakukan oleh kerja rodi yang dilakukan oleh penduduk pribumi yang disuruh melakukan kerja paksa.

Selama melakukan pekerjaan banyak para pribumi yang meninggal dalam keadaan kelaparan, bahkan jika para pribumi istirahat penembakan akan dilakukan.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]