

inNalar.com – Ustadz Adi Hidayat dalam ceramah memberikan pembahasan tentang dua dzikir penambah rezeki dan hidup damai.
Pada ceramah Ustadz Adi Hidayat yang menerangkan dua dzikir agar rezeki mengalir dan hidup damai, itu diunggah oleh salah satu akun YouTube.
Lalu apa saja dzikir penambah rezeki, yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat dalam ceramah tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
Isi ceramah Ustadz Adi Hidayat Tentang dzikir penambah rezeki
Dikutip akun YouTube Audio Dakwah, terdapat video ceramah Ustadz Adi Hidayat mengenai dua dzikir penambah rezeki.
Dua dzikir penambah rezeki yang dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat ialah, kerjakan perintah dan tinggalkan larangan.
Lantas apa yang dimaksud dari dzikir kerjakan perintah dan tinggalkan larangan, agar rezeki terus mengalir. Berikut ulasannya.
1. Kerjakan perintah Allah
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan dzikir pertama pembawa rezeki pada ceramahnya, yakni dengan mengerjakan perintah Allah.
Hal tersebut ada alasannya, pada ceramah Ustadz Adi Hidayat ini menerangkan bahwa dzikir ini bisa menambahkan kualitas hidup dan rezeki lancar.
Dimana dzikir sendiri bisa membuat orang yang mengerjakannya akan merasa tenang, sukses, bahagia dan cerdas.
“Kata Al-Qur’an orang berdzikir hatinya akan selalu tenang, kecenderungan sukses tinggi, bahagia dan tingkat kecerdasan cenderung pintar,” ungkap UAH pada akun YouTube Audio Dakwah.
Oleh karena itu, untuk mendapatkan semua manfaatnya, maka dianjurkan untuk melakukan salah satunya dzikir yakni senantiasa mengerjakan perintah Allah.
“Bentuknya (dzikir) dua, bisa mengerjakan perintah dan bisa meninggalkan larangan,” kata UAH.
Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan bentuk dzikir dari mengerjakan perintah, antara lain solat, puasa, zakat dan lainnya dari Allah.
2. Meninggalkan larangan
Selanjutnya, dzikir penambah rezeki yang kedua adalah meninggalkan larangannya, salah satunya ialah zina. Dimana secara bahasa Al-Qur’an mengandung arti sempit dalam hati.
“Orang meninggalkan larangan, maka ini (tenang, sukses, bahagia dan cerdas) akan cenderung terjaga,” jelas UAH.
Baca Juga: Ingin Hidup Tenang dan Tentram? Ustadz Adi Hidayat Bagikan Amalannya, Masalah Hilang-Rezeki Lancar
Oleh karena itu, bagi orang yang mengerjakan perkara yang harus ditinggalkan, Allah akan memberikan perasaan yang sempit dan gelisah.
Kemudian itu mengakibatkan rezeki berupa karir ikut berpengaruh kepada kehancuran dan kebahagiaan juga hilang.
Puncaknya, UAH menegaskan bahwa hal tersebut bisa berpengaruh buruk kepada kecerdasan emosi maupun ilmu.***