192 KM ke Kota Jambi, Desa di Merangin Ini Berusia 700 Tahun dan Penduduknya Punya Kebiasaan Unik

inNalar.com – Di Provinsi Jambi terdapat suatu perkampungan yang unik dan tidak lazim.

Kampung unik di Provinsi Jambi tersebut bernama Kampung Rumah Tuo. Penduduk di Kampung Rumah Tuo tersebut diperkirakan menjadi suku tertua di Provinsi Jambi yang dikenal dengan Suku Batin.

Kampung ini juga merupakan kampung tertua di Jambi dan diperkirakan telah berusia kurang lebih 700 tahun.

Baca Juga: Ini Satu-satunya Desain Rumah di Sumatera Barat yang Tahan Gempa Bumi, Pembangunannya Padahal Tanpa…

Kampung Rumah Tuo berlokasi di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Kabupaten Merangin berjarak cukup jauh dari Kota Jambi yakni sekitar 192 KM.

Sesampainya di Kampung Rumah Tuo kita akan disambut oleh deretan rumah tua berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu dan besi.

Baca Juga: Telan 4,3 Triliun, Bandara Baru di Kalimantan Barat Ini Jadi Langkah Pembuka Sektor Pariwisata Singkawang

Bentuk rumah di kampung ini memanjang dan saling berhadapan satu dengan yang lainnya.

Bentuk rumah di Kampung Rumah Tuo terlihat sangat sederhana. Terdapat satu pintu masuk dan beberapa jendela dengan ukuran yang cukup besar.

Jendela rumah di Kampung Rumah Tuo ini dibuat besar agar sirkulasi udara di dalam rumah tetap lancar dan terjaga.

Baca Juga: Inilah 3 Universitas Terbaik di Jambi yang Dilengkapi Fasilitas Mewah, Circle-nya Para Sultan

Tidak heran rumah-rumah tersebut memiliki jendela yang besar, hal ini juga erat kaitannya dengan cuaca di Provinsi Jambi yang cenderung panas bila di siang hari.

Uniknya, pintu masuk rumah di kampung Rumah Tuo ini bisa dibilang cukup kecil dengan tinggi sekitar satu meter saja.

Ternyata ukuran pintu masuk di rumah Kampung Rumah Tuo di buat kecil ini bukan tanpa alasan.

Bagi warga Kampung Rumah Tuo hal tersebut adalah simbol rendah hati dan kesopanan.

Jadi, setiap orang yang akan masuk ke dalam rumah di Kampung Rumah Tuo harus sedikit menunduk.

Selain itu, hampir semua rumah di Kampung Rumah Tuo ini menggunakan atap seng karena daun ijuk susah di dapat.*** 

Rekomendasi