18 Km dari Nganjuk, Sawah Padi di Jawa Timur Ini Disulap Konglomerat Kediri Jadi Bandara Senilai Rp10,8 T

inNalar.com – Siapa yang tidak tahu mengenai proyek bandara baru berstandar internasional yang dibangun di Jawa Timur?

Warga Jawa Timur pasti sudah tahu jika dulunya, sebelum jadi bangunan bandara, lahan seluas 321 hektare di Kediri merupakan lahan sawah padi.

Lahan seluas 321 hektare yang dulunya sawah padi di Kediri, Jawa Timur tersebut terletak di 18 kilometer arah tengah dari pusat kota Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Trik Membersihkan Komedo Hitam di Hidung, Caranya Mudah Cuma Pakai 2 Bahan Saja, Bisa Dicoba di Rumah!

Saat ini, lahan tersebut disulap oleh seorang konglomerat asal Kediri, sekaligus pendiri perusahaan rokok Gudang Garam.

Ya, siapa lagi kalo bukan Susilo Wonowidjojo, yang merupakan penginsiasi pembangunan bandara berstandar internasional di Kediri, Jawa Timur tersebut.

Melansir dari laman web dephub.go.id, pembangunan bandara seluas 321 hekatre tersebut menghabiskan investasi sebesar Rp10,8 triliun.

Baca Juga: Luasnya 388 ha, Bandara Kebanggaan Palangkaraya Kalteng Ini Namanya Diambil dari Nama ‘Orang Hutan’, Kok Bisa?

Pembangunan bandara berstandar internasional ini ditargetkan akan rampung pada akhir tahun 2023.

Bandara berstandar internasional yang dibangun oleh konglomerat asal Kediri yang dimaksud adalah Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Bandara Internasional Dhoho Kediri merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang dibangun oleh pihak swasta.

Baca Juga: Jaraknya 139 Km ke Bandar Lampung, Pulau di Provinsi Lampung Ini Suguhkan Keelokan Bak Negeri Fantasi

Dan ternyata, hal itulah yang menjadikan bandara seluas 321 hektare tersebut berbeda dengan bandara-bandara lain di Indonesia.

Pembangunan bandara berstandar internasional di Kediri, Jawa Timur, dimaksudkan untuk menunjang pengembangan wilayah tersebut.

Telah diketahui, Bupati Kediri juga mendukung, hal ini seperti yang dikutip dari laman web dephub.go.id, menyebutkan bahwa nantinya bandara itu akan jadi episentrum baru di Jawa Timur.

“Kediri nantinya akan menjadi episentrum baru penyangga Jawa Timur selain kota Surabaya,” ungkapnya yang dilansir oleh inNalar.com pada hari Sabtu, 23 September 2023.

Dengan kehadiran Bandara Internasional Dhoho Kediri, diharapkan konektivitas antar wilayah di Jawa Timur semakin lancar.

Selain itu, bisnis, ekonomi, dan pariwisata baru di Kediri, Jawa Timur juga diharapkan makin maju dan berkembang pesat.***

Rekomendasi