

inNalar.com – Seorang pasien diabetes melitus mengaku sudah merasakan penyakitnya selama 12 tahun.
Dalam sehari pasien diabetes melitus tersebut harus suntik insulin dua kali.
Bahkan, pasien diabetes melitus itu juga harus konsumsi obat tiga kali sehari.
Meski sudah suntik insulin dan mengkonsumsi obat, gula darah pasien diabetes melitus itu di atas 200 mg/dL.
Karena tak mau merubah pola hidup, akhirnya pasien diabetes melitus itu harus merasakan stroke dua kali.
Tapi seketika gula darahnya bisa terkendali hanya dengan merubah kebiasaan-kebiasaan.
Baca Juga: Jenis Tanaman Herbal Ini Ampuh Turunkan Kadar Gula Tinggi Bagi, Khususnya Pasien Diabetes Melitus
Berikut 11 kebiasaan yang bisa menurunkan gula darah yang dikutip dari Youtube Emasuperr.
1. Olahraga Teratur
Melakukan olahraga secara teratur mampu meningkatkan sensitivitas insulin di tubuh.
Karena insulin meningkat, otomatis sel tubuh lebih efektif menggunakan gula yang tersedia di dalam darah.
Bagi penderita diabetes melitus tidak perlu olahraga berat dengan pergi ke tempat fitnes.
Cukup melakukan yoga, berenang, senam lantai, dan menggerakkan tangan serta kaki sudah termasuk olahraga.
Lakukan olahraga selama 30 menit sehari agar gula darah bisa turun alami.
2. Konsumsi Karbohidrat Rendah Gula
Seorang penderita diabetes melitus harus tahu indeks glikemik untuk mengukur seberapa cepat karbohidrat terurai di pencernaan.
Serta, seberapa cepat tubuh mampu menyerap karbohidrat tersebut.
Indeks glikemik terbagi menjadi tiga. GI rendah, sedang, dan tinggi.
Pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah dan hindari makanan dengan glikemik tinggi.
Sebaiknya saat konsumsi karbohidrat dibarengi dengan makan protein atau lemak.
Campuran alpukat atau keju mampu menghambat kenaikan gula darah pada makanan karbohidrat.
3. Konsumsi Serat Larut
Makanan berserat terbagi menjadi dua jenis, serat larut dan serat tidak larut.
Serat larut secara eksplisif terbukti menstabilkan gula darah dibandingkan serat tidak larut.
Ketika mengkonsumsi makanan serat larut, jika terkena air dalam pencernaan maka akan membentuk gel.
Gel tersebut bisa untuk menahan penyerapan gula dalam makanan.
Contohnya, minum jus apel mampu menaikkan gula darah secara cepat.
Tapi jika makan buah apel yang mengandung serat larut, itu gula darahnya lebih stabil.
Beberapa jenis serat larut dalam air mayoritas ada di barley, serealia, gandum, oat, kacang-kacangan, malt, biji-bijian, silisium, dan beberapa buah dan sayur.
Seperti labu, jeruk, apel, alpukat, dan brokoli itu mengandung serat larut yang mampu menurunkan kadar gula darah.
4. Penuhi Nutrisi Seimbang
Seringkali penderita diabetes melitus salah mengatur pola makan karena kurang nutrisi.
Kebanyakan penderita takut mengkonsumsi buah-buah tertentu sehingga makanan yang dikonsumsi kurang variatif.
Misal setiap hari konsumsi beras merah, telur, dan sayur sawi.
Maka, orang tersebut akan kekurangan nutrisi berupa vitamin A, E, B12, D, magnesium, yodium, dan selenium.
Kekurangan nutrisi juga mampu meningkatkan gula darah secara drastis.
Kecukupan nutrisi juga bisa mencegah komplikasi penyakit diabetes melitus.
Maka jika ingin menurunkan gula darah secara alami, makanan yang dikonsumsi harus bervariasi.
Seperti biji-bijian, sayuran hijau, buah warna cerah, rendah lemak, dan kacang-kacangan.
5. Jangan Stress
Penderita diabetes melitus yang stress akan cepat menaikkan gula darah.
Karena di dalam tubuh akan menghasilkan senyawa glukagon dan kortisol.
Tak hanya itu, ketika seseorang stress cenderung akan memilih makanan yang tidak sehat.
Oleh sebab itu, disarankan penderita untuk mengelola stress dengan bermeditasi, olahraga, relaksasi, dan rekreasi.
6. Rutin Pantau Gula Darah
Belilah alat di toko kesehatan untuk mengetahui kondisi gula darah.
Terutama setelah makan, olahraga, termasuk untuk menyesuaikan obat-obatan.
Banyak penderita yang takut cek gula darah, padahal itu sikap yang salah.
Bisa juga penderita membuat jurnal gula darah untuk menghindari makanan-makanan yang buruk bagi kesehatan.
7. Tidur Berkualitas
Seseorang yang suka tidur pagi, tidur siang, dan tidur malam terpengaruh oleh gula darah.
Kualitas tidur yang buruk mampu membuat penderita diabetes melitus masuk ke tipe 2.
Tidur yang berkualitas selama 6 hingga 8 jam sehari, bisa menstabilkan kadar gula darah tanpa obat.
8. Makanan Penurun Gula Darah
Kayu manis, pare, mengkudu, bawang putih, daun kelor, dan lidah buaya bisa dikonsumsi setiap hari sebagai makanan tambahan.
Misalnya mencampurkan bubuk kayu manis ke dalam kopi dan sering makan sayur pare baik untuk gula darah.
9. Penurunan Berat Badan
Penelitian membuktikan jika 9 dari 10 orang yang sebelumnya minum obat diabetes jika bisa turun berat badan makan akan mengurangi jenis obat yang diminum.
Bahkan cara tersebut bisa merefresh diabetes tanpa obat-obatan.
10. Konsumsi Makanan Probiotik
Asupan probiotik dapat menurunkan kadar gula darah puasa, HBA1C, dan resistensi insulin pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Tapi hasil tersebut hanya bisa didapatkan setelah konsumsi probiotik selama 9 pekan.
Jenis makanan yang mengandung banyak probiotik adalah yogurt, kefir, tempe, kol parut atau kimchi.
Makanan tersebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah tanpa obat.***(Faisal)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi