10 Kesalahan saat Cuci Muka Penyebab Jerawat dan Bruntusan, Nyesel Banget Kalau Masih Jadi Kebiasaan


inNalar.com
– Halo beuty lover, sudah pada cuci muka belum hari ini? Jangan lupa cuci muka ya, biar wajah kalian tetap bersih.

Meski cuci muka merupakan aktivitas yang sederhana dalam ritual kecantikan sehari-hari. Namun, tidak jarang dari mereka masih salah dalam melakukannya.

Padahal, jika cuci muka yang dilakukan sembarangan justru berpotensi bisa merusak kulit serta memicu munculnya jerawat dan bruntusan. Tentu kita tidak mau hal itu sampai terjadi.

Baca Juga: 4 Rahasia Kecantikan Han So Hee yang Bikin Wajahnya Mulus dan Glowing, Ternyata Cuma Lakukan Cara Ini

Mengutip dari saluran YouTube Pricebook Beauty, ada 10 kesalahan cuci muka penyebab jerawat dan bruntusan di wajah. Simak artikel ini sampai tuntas agar kesalahan cuci muka yang selama ini dilakukan tidak terulang lagi.

Tidak Membersihkan Tangan Sebelum Cuci Muka

Siapa di antara kalian yang masih memiliki kebiasaan cuci muka tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu? Hal itu merupakan sebuah kesalahan. Perlu diketahui, tangan merupakan salah satu anggota tubuh yang memiliki banyak bakteri dan kotoran.

Saat melakukan aktivitas sehari-hari kita banyak melakukan hal-hal yang berhubungan dengan tangan misal, memegang Handphone, membuka pintu, dan lain-lain. Apa yang kita pegang merupakan sarang bakteri yang bisa menempel di tangan.

Baca Juga: 8 Tips Buat kulit Mulus dan Glowing Ala Wanita Korea, Jangan Sering Double Cleansing, Alasannya Karena Ini

Oleh karena itu, sebaiknya sebelum cuci muka kita bersihkan tangan terlebih dahulu. Cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik.

Jika step ini dilewatkan, sama saja kita hanya memindahkan kotoran ke wajah yang menyebabkan pasukan jerawat mendarat sempurna di wajah.

Temperatur Air yang Salah Saat Cuci Muka

Mencuci muka dengan air dingin mungkin bisa menyegarkan wajah, sedangkan cuci muka dengan air hangat dapat membuat wajah nyaman. Namun, mencuci muka dengan kedua suhu tersebut tidak bermanfaat bagi kulit.

Baca Juga: Treatment Murah Ini Ampuh Atasi Kulit Berminyak dan Pori-Pori Besar Pada Wajah, Auto Glowing Instan

Mencuci muka dengan suhu air yang terlalu panas dapat menyebabkan kulit kering dan lecet sedangkan cuci muka dengan air yang terlalu dingin tidak akan produktif dalam membersihkan kotoran.

Mungkin kita pernah mendengar petuah kecantikan yang berhubungan dengan cuci muka.”Basuh muka dengan air panas untuk membuka pori-pori, kemudian bilas dengan air dingin.”

Sebenarnya, pernyataan di atas salah karena pori-pori tidak memiliki otot untuk membuka dan menutup. Jadi, tinggalkan kebiasaan itu dan cuci muka dengan air bersuhu normal atau bersuhu hangat.

Cuci Muka Terlalu Sering

Mungkin kita berpendapat dengan sering cuci muka akan membuat kulit kita bersih. Hal ini justru berbahaya. Cuci muka terlalu sering atau lebih dari dua kali dalam sehari artinya kita telah mengikis produksi minyak alami yang sebenarnya diperlukan untuk menjaga kulit tetap sehat dan seimbang.

Baca Juga: Racikan Skincare Alami dari dr Zaidul Akbar Ini Bikin Wajah Glowing Instan, Kulit Bersih Putih dan Sehat

Pada beberapa kondisi wajah bahkan memicu terjadinya iritasi kulit hingga menimbulkan jerawat. Cukup cuci muka dua kali dalam sehari yaitu pagi hari dan malam hari sebelum tidur.

Sering Ganti Sabun Cuci Muka

Memang tidak ada salahnya kita menyesuaikan jenis sabun cuci muka yang sesuai dengan jenis kulit kita. Namun, bukan berarti kita boleh gonta-ganti sabun cuci muka. Hal itu bisa jadi petaka bila kita tidak tahu masalah utama kulit yang kita punya.

Salah-salah ketika kita ganti produk justru membuat wajah kita yang semula tidak jerawatan menjadi timbul jerawat. Atau wajah kita yang tadinya mulus dan glowing menjadi kusam. Jadi, ketika kita sudah merasa cocok dengan satu produk jangan berpaling ke produk lain.

Tidak Melakukan Double Cleansing

Cara ini sangat berlaku bagi anda yang menggunakan full make up seharian. Cuci muka tanpa mengaplikasikan make up remover atau micellar water sebelumnya itu tidak efektif untuk melunturkan sisa-sisa make up yang menempel di wajah.

Baca Juga: Tak Perlu Pakai Skincare, Dr. Zaidul Akbar Berikan Bocoran Rahasia Kulit Glowing Hanya dengan Bahan Alami Ini

Apabila kebiasaan ini diteruskan dapat menyebabkan penyumbatan residu zat-zat make up ke pori-pori muka yang mengakibatkan timbulnya jerawat dan bruntusan. Jadi, lakukan double cleansing agar wajah kita terselamatkan dari masalah jerawat dan bruntusan.

Namun, kita juga tidak boleh terlalu sering melakukan double cleansing karena dapat menimbulkan iritasi di wajah. Lakukan hal itu seperlunya saja, misal ketika kita selesai pakai make up, atau setelah beraktivitas padat di luar ruangan yang terkontaminasi debu dan polusi.

Terlalu Sering Menggunakan Facial Scrub

Ketika kita memiliki masalah wajah, ingin sekali rasanya kita segera membereskan masalah itu dengan sederet perawatan kulit salah satunya dengan melakukan eksfoliasi kulit menggunakan facial scrub.

Baca Juga: Hook Entertainments Rilis Permintaan Maaf atas Masalah yang Melibatkan Pembayaran Lee Seung Gi, Janji Akan Ini

Facial scrub termasukdalam fisikal foliated yang artinya tidak boleh digunakan setiap hari. Terlalu sering menggunakan facial scrub dapat mengganggu produksi sebum, peradangan, bahkan infeksi pada kulit.

Hal itu dapat mengurangi kemampuan kulit dalam melawan jerawat. Jadi, cukup gunakan facial scrub sekali seminggu setelah mencuci muka.

Mencuci Muka Setelah Keramas

Saat kita mandi, mana yang sebaiknya dikukan anatara keramas dengan cuci muka? Yang benar adalah kita melakukan keramas terlebih dahulu. Jadi, kita biarkan wajah tetap kering sampai kita selesai keramas.

Saat kita keramas, usahakan sabun dan sampho yang kita gunakan tidak mengenai wajah agar tidak ada residu dari produk perawatan rambut yang tersisa pada kulit wajah karena sisa-sisa zat pada sampho dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan tumbuhnya jerawat.

Terlalu Cepat atau Terlalu Lama Mencuci Muka

Sebagian dari kita mungkin banyak yang memperlama durasi mencuci muka. Padahal, lamanya mencuci muka tidak berkaitan dengan kebersihan kulit, sama halnya dengan mencuci muka yang terlalu cepat.

Baca Juga: Rekomendasi 14 Drakor yang Tayang Desember 2022, Termasuk Connect: Dilengkapi Jadwal Rilis dan Sinopsis

Terlalu cepat mencuci muka juga tidak efektif dalam menyingkirkan kotoran dan minyak. Jadi, berapa lama waktu yang sebaiknya digunakan saat cuci muka?

Untuk mendapat kulit wajah yang terlihat prima sebaiknya cuci muka antara 20 sampai 30 detik. Kemudian fokuskan pijatan wajah pada area sekitar hidung dan dahi yang cenderung berminyak.

Mengeringkan Wajah dengan Handuk yang Salah

Tanpa disadari mungkin kita sering membersikan wajah setelah cuci muka dengan handuk yang kotor. Saat kita mandi, kita sering kali melakukan langkah efisien yakni mengeringkan tubuh dan wajah dengan handuk yang sama.

Membersihkan wajah dengan handuk yang baru saja digunakan untuk mengeringkan badan, sama halnya kita memindahkan kotoran ke wajah.

Baca Juga: Al Quran Surah Al Fatihah Dilengkapi Terjemahan Bahasa Indonesia Mulai Ayat 1 Sampai 7, Simak Keistimewaannya

Bagi kamu yang menggunakan handuk kasar untuk mengelap wajah sebaiknya hati-hati karena handuk kasar dapat menyebabkan kulit terkelupas, apalagi yang memiliki kulit sensitif. Jadi, mulai sekarang sediakan handuk khusus untuk wajah agar tetap mulus dan sehat.

Tidak Melembabkan Wajah Setelah Cuci Muka

Membersihkan wajah agak sehat tidak bisa hanya berhenti pada tahap cuci muka saja. Kita perlu mengaplikasikan skincare lanjutan setelah mencuci muka.

Jika, tahapan ini ditunda, air di wajah akan menguap dan kulit kita akan mengalami dehidrasi. Maka, sangat penting kita menggunakan toner, serum, ataupun moisturizer untuk menjaga kelembaban kulit.

Rekomendasi