

inNalar.com – Jembatan dibangun untuk menjadi suatu penghubung antara wilayah satu ke wilayah satu lainnya dan menjadi keutuhan suatu masyarakat wilayah setempat.
Dibangunnya jembatan untuk menyebrangi seperti sungai, jurang, jalan raya ataupun rel kereta api.
Pembangunan jembatan termasuk pembangunan infrastruktur mulai dari skala kecil sampai skala besar.
Pembangunan skala besar menghasilkan jembatan terpanjang, ada beberapa jembatan terpanjang di Indonesia, jembatan terpanjang ini ada yang menghubungkan pulau.
Di Kalimantan Timur ada dua jembatan yang masuk kedalam jembatan terpanjang dan wajib dikunjungi. Kedua jembatan tersebut masuk dalam deretan jembatan terpanjang di Indonesia.
Berikut adalah daftar 10 jembatan terpanjang di Indonesia:
Jembatan yang memiliki nama resmi Jalan Tol Surabaya-Madura, jembatan sekaligus jalan tol yang menghubungkan Pulau Jawa, Surabaya dan Pulau Madura yang ada di Bangkalan bertempat di Timur Kamal, Indonesia.
Memiliki panjang 5.438 meter menjadikan Jembatan Suramadu jembatan terpanjang di Indonesia dan terdiri dari tiga bagian, jalan layang, jembatan penghubung, jembatan utama.
Diresmikan pada 10 Juni 2009 dan memakan biaya sekitar Rp 4,5 Triliun.
Adanya jembatan ini menjadi bidang infrastruktur dan ekonomi Madura yang tertinggal dari kawasan lain di Jawa Timur.
Kedua ditempati oleh Jembatan Pasupati yang terletak di Bandung, Jawa Barat. Nama Pasupati adalah singkatan dari Pasteur Surapati.
Jembatan ini menghubungkan Jalan Pasteur dan Surapati yang merupakan jalan layang. Diresmikan pada 12 Juli 2005.
Barelang merupakan singkatan dari Batam, Rempang dan Galang dan merupakan sebagai penghubung beberapa pulau seperti Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.
Warga setempat menyebut jembatan ini sebagai Jembatan Habibie yang karena beliau yang mempelopori dibangunnya Jembatan Barelang.
Baca Juga: Panjang Hanya 180 Meter! Inilah Jembatan Terpendek yang Dibangun di Era Pemerintahan BJ Habibie
Termasuk jembatan kabel pancang yang terletak pada kota Ambon, Maluku dengan menghubungkan Desa Rumah Tiga di Kecamatan Sirimau pada sisi utara dan Desa Hative Kecil di Kecamatan Teluk Ambon di sisi selatan.
Dibangun pada 17 Juli 2011 dengan dana Rp 779,2 M dan diresmikan pada 4 April 2016. dibagi menjadi tiga bagian jembatan dan jembatan utama merupakan jembatan tipe khusus.
Menggunakan sistem beruji kabel dengan jarak pilok sepanjang 150 meter.
Jembatan ini terletak di Siak, Provinsi Riau terdiri atas dua unit pilon pada sisi Utara dan Selatan.
Pada sisi Utara dan Selatan mempunyai panjang 204 meter pada masing-masing.
Terletak pada tengah-tengah Kota Palembang yang menghubungkan daerah seberang Ulu dan seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.
Jembatan ini menjadi lambang Kota Palembang sejak 1962.
Dibangun pada 1 Januari 1993 dan diselesaikan pada Januari 1997 dengan dana Rp 98 Miliar.
Jembatan ini menjadi penghubung yang merupakan sebagai aktivitas masyarakat Banjarmasin yang melewati Sungai Barito.
Jembatan yang terletak di Kalimantan Timur, membentang diatas Sungai Mahakam yang menjadi penghubung Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang di Kelurahan Sengkotek serta Samarinda seberang.
Diresmikan pada Juli 2009 dengan biaya Rp 265 M dari APBD Kalimantan Timur.
Baca Juga: Terhubung dengan Pelabuhan, Jembatan di Kalimantan Utara Ini Hanya Bisa Dilalui Satu Mobil
Jembatan ini juga merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia yang menghubungkan Kota Samarinda untuk menuju ke Kota Tenggarong.
Jembatan Kutai Kartanegara ini dibangung ditahun 1995 sampai 2001 dan menelan dana sekitar Rp 300 M.
Jembatan ini tersambung dari Barito Kuala untuk ke Banjarmasin dibuka untuk umum sejak April 2008.
Menjadi monumen kemajuan rakyat dengan menelan dana APBN dan APBD sekitar Rp 174,5 M.***