• Sabtu, 23 September 2023

Sudah 75 Persen, Duplikasi Jembatan Kapuas I di Pontianak Targetkan Selesai Lebih Awal, Mengapa?

- Senin, 18 September 2023 | 08:00 WIB
Ilustrasi Progres bulan September Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Pontianak Kalimantan Barat
Ilustrasi Progres bulan September Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Pontianak Kalimantan Barat

inNalar.com - Kabar terbaru perkembangan duplikasi Jembatan Kapuas I Kalimantan Barat ditargetkan akan selesai pada Maret tahun 2024.

Meskipun begitu, Pemerintah kota Pontianak, Kalimantan Barat berharap agar duplikasi Jembatan Kapuas I dapat rampung pada akhir tahun 2023. 

Pada bulan September tahun 2023 ini, berdasarkan informasi dari website Pemerintahan Pontianak, Edi Rusdi Walikota Pontianak, mengatakan perkembangan saat ini sudah 75 persen.

Baca Juga: 10 Latihan Soal dan Kunci jawaban PTS-UTS Matematika Kelas 8 SMP Semester 1-K13: Paling Sering Keluar!

Menurut Edi, duplikasi Jembatan Kapuas 1 sangat dinantikan oleh masyarakat Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak menyampaikan bahwa mereka selalu melakukan pemantauan dan monitor terhadap progres dari duplikasi Jembatan Kapuas I.

Progres saat ini, Jembatan Kapuas I sudah mencapai 75 persen. Hingga saat ini pekerjaan yang dilakukan hanya tersisa pemasangan rangka baja serta pengecoran. 

Baca Juga: 3 Wilayah Penghasil Tebu Terbanyak di Jawa Timur, Kabupaten Lumajang Masuk Urutan Berapa?

Diharapkan dengan rampungnya duplikasi Jembatan Kapuas I dapat mengurai kemacetan pada Jalan Sultan Hamid II.

Meskipun menurut Edi, untuk melerai kemacetan akan lebih optimal jika dilakukan pelebaran pada Jalan Sultan Hamid II.

Lanjutnya, jika Jembatan Kapuas II dan Kapuas III ikut diduplikasi, kemacetan di Pontianak akan bisa lebih berkurang.

Baca Juga: Intip Pesona Unik Desa Muara Enggelam di Kalimantan Timur yang Kerap Dijuluki Wilayah Tanpa Daratan

Rencana ini tengah diajukan dan masih dalam tahap seleksi pada level komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pertumbuhan penduduk Indonesia dengan sebagian besar penduduk yaitu 54,2 persen tinggal di kota, jika tidak diimbangi dengan perkembangan dari konsep, wilayah, dan tata ruang, maka masalah tentang kemacetan tidak akan pernah selesai.

Halaman:

Editor: Arina Nihayati

Sumber: pontianak.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X