Batas Waktu Qadha Puasa Ramadhan dan Hukumnya Jika Terlewat, Lengkap dengan Dalil Al Quran-Hadits

- Sabtu, 4 Maret 2023 | 11:55 WIB
Berikut ini penjelasan terkait batas waktu mengqadha puasa Ramadhan.  (Pexels/Monstera)
Berikut ini penjelasan terkait batas waktu mengqadha puasa Ramadhan. (Pexels/Monstera)


inNalar.com
 - Pada bulan Ramadhan Allah SWT mewajibkan pada umat mukmin yang sudah baligh untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh.

Wajib ialah suatu amalan yang apabila dilaksanakan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan mendapat dosa.

Dalam Q.S Al-Baqarah:183, Allah berfirman: “Wahai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Baca Juga: Melaksanakan Puasa Ramadhan 2023 Tanpa Makan Sahur, Bagaimana Hukumnya, Boleh atau Tidak?

Pada ayat ini, Allah mewajibkan  kepada orang-orang yang beriman untuk berpuasa.

puasa merupakan kewajiban di bulan Ramadhan bagi umat mukmin, selain menahan diri dari makan dan minum, berpuasa juga dapat melatih kita untuk menahan hawa nafsu.

Tak ada alasan untuk tidak melaksanakan puasa Ramadhan,  kecuali dalam keadaan tertentu seperti orang yang sakit, haid, sedang dalam perjalanan, dan lainnya.

Baca Juga: Hindari Hal Ini saat Ramadhan 2023! Meski Sudah Batal, Puasa Wajib Dilanjutkan Gegara Kegiatan Sepele Berikut

Apabila  berhalangan dalam melaksankan puasa Ramadhan, maka diwajibkan untuk mengqadhanya atau mengganti puasa di luar bulan Ramadhan.

Apakah ada batasan waktu untuk mengqadha puasa Ramadhan?

Qadha puasa ialah mengganti puasa yang ditinggalkan karena alasan yang dibenarkan pada bulan Ramadhan. Jika meninggalkan puasa Ramadhan selama 3 hari, maka  wajib membayarnya selama tiga hari.

Baca Juga: Ramadhan 2023 : Golongan yang Boleh Membayar Fidyah untuk Melunasi Utang Puasa

Sampai kapan kita bisa melakukan qadha puasa Ramadhan ini?

Perlu kita ketahui dalam islam ada beberapa hari yang istimewa, yang mana diharamkan untuk melaksanakan puasa, diantaranya  hari raya idul fitri, hari raya idul adha, dan hari tasyrik (11-13 dzulhijjah)

Adapun batasan dalam melaksanakan qadha puasa menurut beberapa jumhur ulama ialah sampai sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya. Jika kita berhalangan berpuasa di Ramadhan kemarin maka kita membayarnya sebelum memasuki Ramadhan berikutnya.

Halaman:

Editor: Miftahul Huda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X