• Sabtu, 23 September 2023

Disebut Jadi Raja Ampatnya Kalsel, Desa Wisata Tiwingan Lama Pernah Dikunjungi 100,000 Pengunjung!

- Senin, 18 September 2023 | 08:24 WIB
Ilustrasi Desa Wisata Tiwingan Lama, Raja Ampatnya Kalsel.
Ilustrasi Desa Wisata Tiwingan Lama, Raja Ampatnya Kalsel.

inNalar.com - Desa Wisata Tiwingan Lama selalu punya magnet yang dapat menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing.

Desa Wisata Tiwingan Lama terletak di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan ini sangat indah dan disebut seindah Raja Ampat.

Desa Wisata Tiwingan Lama menjadi destinasi wisata andalan para wisatawan lokal maupun asing.

Baca Juga: Atheis Pertama Ternyata Mantan Ulama! Berikut Kisahnya yang Disampaikan oleh Ustadzah Halimah Alaydrus

Bernama Puncak Matang Keladan, destinasi wisata ini sering disebut sebagai Raja Ampatnya Kalimantan Selatan.

Matang Keladan merupakan salah satu dari sejuta spot wisata alam yang ada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dilansir dari Youtube Ditjen PPDT dalam video berjudul Desa Wisata Tiwingan Lama, pada 24 September 2020, saat itu ada 100.000 pengunjung yang berkunjung ke Matang Keladan.

Baca Juga: Sudah 75 Persen, Duplikasi Jembatan Kapuas I di Pontianak Targetkan Selesai Lebih Awal, Mengapa?

Bahkan diakhir tahun 2019, penghasilan dari retribusi destinasi wisata Matang Keladan yang masuk ke Pendapatan Asli Desa senilai Rp35 juta.

Puncak Matang Keladan mudah dijangkau dengan pendakian ringan, karena cuma memerlukan waktu sekitar 30 menit dari Desa Tiwingan Lama.

Ketika berada di atas puncak, akan terlihat pemandangan yang sangat memukau berupa pulau-pulau kecil di atas Waduk Riam Kanan.

Baca Juga: 10 Latihan Soal dan Kunci jawaban PTS-UTS Matematika Kelas 8 SMP Semester 1-K13: Paling Sering Keluar!

Saat berada di atas puncak juga dapat merasakan udara yang begitu sejuk.

Selain pemandangan alam yang memukau, kelezatan kuliner lokal dan budaya lokal dari Desa Wisata Tiwingan Lama juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Halaman:

Editor: Arina Nihayati

Sumber: kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X